Internasional
Ansarullah Perluas Serangan ke Laut Merah Utara, Bidik Jalur Ekspor Minyak Saudi

Ahlulbait Indonesia, 6 Agustus 2026 – Kantor Berita Fars pada Kamis (6/8/2026) melaporkan bahwa pasukan Ansarullah Yaman memperluas operasi laut dan udara terhadap Arab Saudi dengan mengalihkan sasaran ke wilayah utara Laut Merah. Langkah tersebut merupakan respons atas upaya Riyadh mengalihkan jalur ekspor minyaknya untuk menghindari blokade yang diberlakukan Sana’a.
Mengutip analisis Rashid al Haddad, penulis harian Al Akhbar, Fars menyebut eskalasi itu mempersempit pilihan Arab Saudi dan meningkatkan tekanan agar kembali menempuh jalur diplomasi untuk mengakhiri blokade terhadap Yaman.
Dalam dua hari terakhir, pasukan bersenjata Yaman memperluas serangan terhadap kapal dan fasilitas Saudi. Sehari setelah menyerang Bandara Internasional Jizan, operasi maritim Ansarullah bergeser dari selatan ke utara Laut Merah dengan menyasar jalur alternatif ekspor minyak yang mulai digunakan Riyadh menuju Laut Mediterania.
Baca juga: Ansarullah Luncurkan Rudal Balistik, Ledakan Hebat Guncang Tanker Saudi di Teluk Aden
Juru bicara militer Ansarullah, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengatakan kapal tanker minyak Saudi Daisy menjadi sasaran rudal balistik di Teluk Aden sehingga mengalami kerusakan dan terpaksa berbalik arah.
Sehari sebelumnya, pasukan Yaman juga menyerang kapal tanker Wafaa di dekat Pelabuhan Yanbu menggunakan beberapa rudal balistik. Menurut Saree, operasi tersebut bertujuan menggagalkan upaya Arab Saudi menghindari blokade maritim Yaman.
Saree menegaskan bahwa setelah Riyadh mengalihkan rute kapal-kapal tankernya ke Laut Merah utara, Ansarullah akan melanjutkan operasi di wilayah selatan maupun utara hingga seluruh jalur yang digunakan untuk menghindari blokade berhasil ditutup.
Menurut Saree, serangan terhadap Wafaa merupakan operasi kedelapan sejak blokade diberlakukan lebih dari sepekan lalu. Ansarullah juga mengklaim telah menggagalkan pelayaran 29 kapal Saudi di Laut Merah dan Laut Arab.
Fars mengutip pandangan sejumlah pengamat yang menilai terganggunya jalur ekspor minyak melalui pipa SUMED menuju Pelabuhan Sidi Kerir di Laut Mediterania dapat memaksa Arab Saudi kembali menempuh jalur diplomasi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memperbesar kerugian akibat penurunan ekspor minyak yang disebut telah mencapai 50 persen.
Baca juga: Ansarullah: “Blokade Dibalas Blokade”, Jutaan Warga Yaman Nyatakan Dukungan
Seorang sumber militer di Sana’a mengatakan kepada Al Akhbar bahwa pemindahan operasi ke Laut Merah utara merupakan “perubahan strategis penting” yang mempersempit ruang gerak Arab Saudi karena Riyadh dinilai belum memenuhi tuntutan Sana’a.
Sumber tersebut juga membantah tuduhan Arab Saudi dan pemerintah yang berbasis di Aden mengenai dugaan penenggelaman kapal dagang India oleh pasukan Yaman. Menurutnya, tuduhan itu merupakan skenario yang gagal, sementara sumber-sumber pelayaran di Sana’a menegaskan kepada Al Akhbar bahwa operasi Ansarullah hanya menyasar kapal dan tanker milik Arab Saudi.
Di tengah perkembangan tersebut, pasukan bersenjata Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan pesawat nirawak terhadap Bandara Internasional Jizan sebagai respons atas serangan udara Saudi ke wilayah Yaman.
Sementara itu, Agence France-Presse melaporkan bahwa serangan tersebut merusak radar utama Bandara Jizan, mengganggu operasional bandara, dan menghentikan sementara aktivitas navigasi udara.
Di tengah munculnya berbagai laporan mengenai kemungkinan perundingan antara Arab Saudi dan Ansarullah, anggota Biro Politik Ansarullah Hizam al Assad menyatakan bahwa bentuk dialog yang berlangsung saat ini adalah operasi militer di Laut Merah, Selat Bab al Mandab, dan Teluk Aden.
“Dengan musuh Saudi, dialog yang berlangsung hari ini adalah apa yang dilakukan pasukan angkatan laut kami di Laut Merah, Bab al Mandab, dan Teluk Aden,” tulis Hizam al Assad melalui akun X.
Menurut Hizam, setelah mengabaikan dialog dan berbagai kesepakatan pada tahun-tahun sebelumnya, Arab Saudi kini hanya memahami bahasa tekanan melalui operasi militer. []







