Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Ansarullah: “Blokade Dibalas Blokade”, Jutaan Warga Yaman Nyatakan Dukungan

Published

on

Ahlulbait Indonesia, 31 Juli 2026 — Jutaan warga Yaman dilaporkan turun ke jalan dalam aksi massa yang digelar di berbagai wilayah yang berada di bawah kendali Ansarullah. Aksi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan blokade maritim yang diberlakukan kelompok tersebut terhadap Arab Saudi dengan mengusung slogan “Blockade for Blockade” atau “Blokade Dibalas Blokade”.

Mengutip laporan Al Mayadeen, aksi berlangsung di puluhan lapangan dan kota di Yaman. Massa menyatakan dukungan terhadap keputusan pimpinan Ansarullah yang menegaskan bahwa blokade terhadap kapal-kapal Saudi akan tetap diberlakukan selama blokade terhadap Yaman belum dicabut.

Dalam pernyataannya, para peserta aksi menilai langkah tersebut merupakan respons yang sepadan terhadap blokade yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dan dinilai telah memperburuk krisis kemanusiaan di Yaman.

Ansarullah menegaskan bahwa kebijakan mereka tidak bertujuan menghambat pelayaran internasional secara umum, melainkan sebagai tekanan agar blokade terhadap Yaman diakhiri.

“Blokade dibalas blokade,” demikian pesan utama yang disampaikan dalam pertemuan dan aksi massa tersebut, sebagaimana dikutip Al Mayadeen.

Aksi tersebut juga menegaskan dukungan publik terhadap operasi Angkatan Bersenjata Yaman yang dalam beberapa pekan terakhir mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi sebagai respons atas meningkatnya ketegangan di kawasan.

Sebelumnya, Ansarullah menyatakan akan menargetkan kapal-kapal yang berkaitan dengan kepentingan Saudi hingga Riyadh menghentikan blokade terhadap Yaman. Kelompok itu menilai selama bertahun-tahun Yaman menghadapi pembatasan terhadap akses pelabuhan, bandara, serta distribusi kebutuhan pokok yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat sipil.

Keputusan tersebut mendapat perhatian internasional karena berpotensi memengaruhi jalur pelayaran di Laut Merah dan Bab al-Mandab, yang merupakan salah satu rute perdagangan energi paling penting di dunia. Reuters melaporkan bahwa blokade maritim yang diumumkan Ansarullah meningkatkan kekhawatiran akan kembali memanasnya konflik Yaman setelah gencatan senjata yang rapuh dalam beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, Ansarullah menegaskan kebijakan itu merupakan bentuk tekanan politik dan militer agar blokade terhadap Yaman diakhiri. Menurut mereka, stabilitas pelayaran di kawasan hanya dapat terwujud apabila pembatasan terhadap Yaman juga dihentikan.

Continue Reading