Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

The Telegraph: AS Telan Kekalahan Strategis dari Iran

Published

on

Kolumnis The Telegraph Jake Wallis Simons menilai Amerika Serikat mengalami kekalahan strategis dalam konfrontasinya dengan Iran. (Foto: Farsnews Agency)
Kolumnis The Telegraph Jake Wallis Simons menilai Amerika Serikat mengalami kekalahan strategis dalam konfrontasinya dengan Iran. (Foto: Farsnews Agency)

Ahlulbait Indonesia, 3 Agustus 2026 – Harian Inggris The Telegraph menilai Amerika Serikat telah mengalami kekalahan strategis dalam konfrontasinya dengan Iran. Menurut media tersebut, Presiden Donald Trump kini menghadapi konsekuensi dari operasi militer yang dilancarkan tanpa strategi jangka panjang yang memadai.

Menurut laporan Fars News Agency pada Senin (3/8/2026), penilaian itu disampaikan kolumnis The Telegraph, Jake Wallis Simons, dalam sebuah artikel yang mengulas perkembangan konflik antara Washington dan Teheran.

Baca juga: Rudal Balistik Iran Hantam Markas Komando Militer AS di Yordania

Dalam artikelnya, Simons menyebut perang yang dilancarkan Trump terhadap Iran merupakan “kekalahan strategis” bagi Amerika Serikat. Menurutnya, meskipun Washington memulai perang pada momentum yang dianggap menguntungkan setelah melemahnya Hizbullah dan Hamas, hasil akhirnya justru tidak memenuhi tujuan strategis yang ingin dicapai.

The Telegraph menilai titik balik terjadi ketika Trump membatalkan rencana serangan besar terhadap Iran di tengah pembahasan mekanisme baru pengelolaan Selat Hormuz. Surat kabar itu menyebut kesepakatan yang sedang dibahas berpotensi memberi Iran peran dalam pengaturan lalu lintas pelayaran di jalur strategis tersebut.

Dalam analisisnya, The Telegraph juga menilai Amerika Serikat kini harus menanggung dampak operasi militer yang tidak disertai perencanaan matang. Setelah berbulan-bulan konflik yang diperkirakan menelan biaya lebih dari satu triliun dolar AS, Washington dan negara-negara Teluk disebut mengalami penurunan persediaan amunisi, baik untuk operasi ofensif maupun pertahanan.

Baca juga: Jenderal AS Akui Kekurangan Pasukan untuk Lindungi Israel dari Serangan Iran

Media tersebut juga menilai Iran tetap mempertahankan kemampuan rudal dan kapasitas untuk memengaruhi keamanan Selat Hormuz. Karena itu, menurut Simons, Trump pada akhirnya tidak memiliki banyak pilihan selain menempuh penyelesaian melalui sebuah kesepakatan.

Di bagian akhir artikelnya, The Telegraph menyimpulkan bahwa perang tersebut tidak hanya gagal menghilangkan ancaman yang dipersepsikan Amerika berasal dari Iran, tetapi juga melemahkan daya tangkal Washington dan menguras cadangan persenjataan militernya.

Fars News juga mengingatkan bahwa The Telegraph sebelumnya pernah menulis para pemimpin Amerika Serikat dan Israel mempertimbangkan berbagai opsi baru setelah kampanye militer terhadap Iran dinilai tidak mencapai hasil yang diharapkan. []

Baca juga: Presiden Aljazair: Ada ‘Negara Kecil’ yang Menebar Kekacauan di Dunia Arab