Internasional
PM Malaysia Puji Keteguhan Iran Menghadapi Serangan AS

Media ABI, 17 Agustus 2026 — Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memuji keteguhan Iran dalam menghadapi serangan militer Amerika Serikat dan menilai daya tahan Republik Islam Iran patut diapresiasi.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera, sebagaimana dilaporkan IRNA pada Senin, 17 Agustus 2026, Anwar mengatakan Malaysia merupakan salah satu dari sedikit negara yang secara terbuka mengecam serangan militer terhadap Iran.
Baca juga: Senator AS: Kami Masih Belum Tahu Mengapa Berperang dengan Iran
“Keteguhan dan daya tahan Republik Islam Iran patut diapresiasi,” kata Anwar.
Anwar juga menjelaskan pendekatan Malaysia terhadap kekuatan-kekuatan besar dunia. Menurutnya, Malaysia lebih memilih membangun hubungan dengan negara-negara tetangga. Dia menyarankan Iran mengambil pendekatan serupa dengan memperhatikan kekhawatiran negara-negara di sekitarnya.
“Kami memilih berinteraksi dengan para tetangga. Menurut saya, Iran juga harus berinteraksi dengan negara-negara tetangganya dan mempertimbangkan kekhawatiran mereka,” ujarnya.
Baca juga: IRGC: Operasi Iran Bisa Berubah Menjadi Ofensif
Dalam wawancara tersebut, Anwar juga menyinggung resolusi parlemen Malaysia yang mengecam agresi militer terhadap Iran. Menurutnya, Kuala Lumpur telah mengambil sikap lebih tegas dibandingkan banyak negara lain dalam menyikapi konflik tersebut.
“Kami telah melakukan lebih dari banyak negara lain dalam hal ini,” kata Anwar.
Anwar juga mengkritik apa yang disebutnya sebagai kemunafikan negara-negara Barat. Menurutnya, kritik tersebut bahkan telah disampaikannya di hadapan Kanselir Jerman Friedrich Merz. []
Baca juga: Selat Hormuz, Awal Keruntuhan Imperium AS







