Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Penasihat Kebijakan AI Gedung Putih Mundur dari Pemerintahan Trump

Published

on

Sriram Krishnan Arsitek Kebijakan AI Trump Resmi Tinggalkan Pemerintahan
Sriram Krishnan Arsitek Kebijakan AI Trump Resmi Tinggalkan Pemerintahan. (Mehrnews Agency)

Ahlulbait Indonesia, 6 Juni 2026 — Penasihat senior kebijakan kecerdasan buatan (AI) di pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan akan segera meninggalkan jabatannya di Gedung Putih untuk mendirikan lembaga baru yang berfokus pada pengaruh kebijakan teknologi.

Menurut laporan The Washington Post yang dikutip Mehr News Agency pada Sabtu (6/6/2026), Sriram Krishnan telah memberi tahu sejumlah pejabat pemerintahan mengenai keputusannya untuk mengundurkan diri pada akhir bulan ini.

Baca juga: Hamas Kecam Serangan Israel di Gaza yang Tewaskan 7 Warga Sipil

Krishnan dikenal sebagai investor teknologi yang berperan dalam membentuk kebijakan kecerdasan buatan pemerintahan Trump yang dinilai berpihak pada pengembangan industri teknologi.

Berdasarkan laporan tersebut, setelah meninggalkan Gedung Putih, Krishnan berencana mendirikan sebuah lembaga yang akan berupaya memengaruhi arah kebijakan teknologi dan kecerdasan buatan di Amerika Serikat.

Pengunduran diri Krishnan menambah daftar pejabat pemerintahan Trump yang meninggalkan jabatan mereka dalam beberapa waktu terakhir.

Sebelumnya, Mike Banks juga dilaporkan mengundurkan diri dari posisinya sebagai kepala Patroli Perbatasan Amerika Serikat.

Selain itu, Tulsi Gabbard juga disebut telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Intelijen Nasional.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Gedung Putih mengenai pengganti Krishnan maupun dampak kepergiannya terhadap arah kebijakan kecerdasan buatan pemerintahan Trump. []

Baca juga: Paus Leo XIV: Agresi Militer AS dan Israel terhadap Iran Bukan Perang yang Adil