Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Gudang Logistik Utama Angkatan Udara AS di Al Udeid Remuk

Published

on

Foto yang dirilis media Iran memperlihatkan kehancuran gudang logistik utama Angkatan Udara Amerika Serikat di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar. (Foto: Farsnews Agency)
Foto yang dirilis media Iran memperlihatkan kehancuran gudang logistik utama Angkatan Udara Amerika Serikat di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar. (Foto: Farsnews Agency)

Ahlulbait Indonesia, 20 Juli 2026 – Media Iran merilis foto yang memperlihatkan penghancuran gudang utama suku cadang logistik Angkatan Udara Amerika Serikat di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar. Menurut laporan Fars News Agency pada Minggu (19/7), serangan tersebut menyasar salah satu simpul vital dalam sistem dukungan logistik armada udara AS di kawasan.

Baca juga: Analis Israel: Tak Ada yang Mampu Menghantam AS Seefektif Iran Sejak Perang Vietnam

Dalam analisisnya, Fars menyebut penghancuran gudang logistik itu secara langsung menghantam rantai pasok dan sistem pemeliharaan armada udara Amerika Serikat di wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS (CENTCOM). Hilangnya persediaan suku cadang, peralatan perawatan, dan material pendukung lainnya disebut berpotensi menurunkan tingkat kesiapan tempur armada udara Amerika dalam jangka menengah.

Menurut Fars, dampaknya tidak hanya akan dirasakan oleh pesawat tempur, tetapi juga pesawat angkut dan pesawat pengisian bahan bakar di udara. Berkurangnya ketersediaan komponen logistik diperkirakan memperpanjang waktu perbaikan sekaligus menunda kembalinya berbagai jenis pesawat ke status operasional.

Gudang suku cadang Angkatan Udara AS di Al Udeid disebut menjadi sasaran strategis karena menopang operasi CENTCOM di kawasan.

Gudang suku cadang Angkatan Udara AS di Al Udeid disebut menjadi sasaran strategis karena menopang operasi CENTCOM di kawasan.

Media Iran itu juga menekankan bahwa pemulihan gudang logistik dengan skala seperti itu tidak dapat dilakukan secara cepat. Penggantian stok, menurut laporan tersebut, harus dilakukan melalui pemindahan perlengkapan dari pangkalan-pangkalan Amerika lainnya atau langsung dari daratan Amerika Serikat, sehingga berpotensi memperpanjang proses pemulihan kemampuan logistik.

Berdasarkan penilaian Fars, apabila gudang tersebut benar-benar hancur sepenuhnya, dampak militernya tergolong signifikan hingga tinggi. Gangguan terhadap sistem logistik diperkirakan berlangsung selama beberapa pekan, dengan konsekuensi berupa menurunnya intensitas sorti penerbangan, melambatnya proses perawatan pesawat, serta berkurangnya keberlanjutan operasi udara Amerika Serikat di kawasan. []

Baca juga: Serangan Rudal dan Drone Iran Hantam Pangkalan AS di Al-Azraq, Yordania