Internasional
IRGC Tangkap Drone Mata-Mata yang Mengintai Wilayah Operasi Militer

Ahlulbait Indonesia, 20 Juli 2026 – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan keberhasilan pasukannya menangkap sebuah drone mata-mata AS yang tengah menjalankan misi pengintaian terhadap kawasan operasi militer di wilayah selatan Iran.
Dalam pernyataan yang dilaporkan Sepah News pada Minggu (19/7), Humas IRGC menyebut drone tersebut berhasil dilumpuhkan oleh prajurit Brigade 48 Fath dari Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad saat beroperasi di kawasan selatan negara itu.
Baca juga: MQ-9 Berguguran, Langit Iran Jadi Neraka bagi Drone-drone Super Mahal AS
Menurut IRGC, pesawat nirawak tersebut sedang menjalankan misi pengintaian dan pengumpulan informasi intelijen terhadap kawasan operasi militer Iran ketika berhasil dideteksi dan dijadikan sasaran oleh pasukan Brigade 48 Fath. Setelah ditembak, drone itu dilaporkan jatuh dan berhasil diamankan dalam kondisi relatif utuh.
Keberhasilan mengamankan drone dalam keadaan relatif utuh dinilai memungkinkan dilakukannya pemeriksaan lebih lanjut terhadap perangkat, muatan, maupun data yang tersimpan di dalam sistem pesawat nirawak tersebut. Namun, pihak IRGC tidak memberikan rincian mengenai jenis drone, asal pengoperasiannya, ataupun teknologi yang digunakan.
Hingga kini, otoritas Iran juga belum mengungkap lokasi pasti insiden maupun identitas pihak yang dituding mengoperasikan drone tersebut.
Seluruh informasi mengenai penembakan dan penangkapan drone beserta rincian operasionalnya merupakan laporan resmi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang disampaikan melalui Sepah News. []
Baca juga: Konfrontasi Meluas, Pangkalan AS Kembali Menjadi Sasaran Rudal dan Drone Iran






