Ikuti Kami Di Medsos

Kegiatan ABI

Kunjungan ke DPW Jabar, DPP ABI Tekankan Pentingnya Kerja Bersama

Published

on

Wakil Ketua Umum DPP ABI Ustadz Ahmad Hidayat menyampaikan arahan kepada pengurus DPW, DPD, dan Muslimah ABI Jawa Barat dalam kegiatan silaturahmi dan kunjungan kerja DPP ABI di Sekretariat DPW ABI Jawa Barat, YPI Ar-Ridho, Banjaran, Rabu (2/9/2026).
Wakil Ketua Umum DPP ABI Ustadz Ahmad Hidayat menyampaikan arahan kepada pengurus DPW, DPD, dan Muslimah ABI Jawa Barat dalam kegiatan silaturahmi dan kunjungan kerja DPP ABI di Sekretariat DPW ABI Jawa Barat, YPI Ar-Ridho, Banjaran, Rabu (2/9/2026).

Bandung, 2 September 2026 – Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (DPP ABI) melakukan silaturahmi dan kunjungan kerja ke Dewan Pimpinan Wilayah Ahlulbait Indonesia (DPW ABI) Jawa Barat, Rabu (2/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat DPW ABI Jawa Barat, YPI Ar-Ridho, Banjaran, itu dihadiri Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP ABI Ustadz Ahmad Hidayat, Wakil Ketua Departemen Organisasi DPP ABI Kang Rausan Fikri, serta jajaran pengurus DPW, DPD, dan Muslimah ABI Jawa Barat.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi antara DPP ABI dan struktur organisasi di Jawa Barat. Dalam arahannya, Ustadz Ahmad Hidayat menekankan bahwa kehidupan berorganisasi menuntut perubahan cara kerja, dari yang semula berpusat pada kemampuan pribadi menjadi kerja bersama.

Baca juga: Silaturahmi DPW ABI Jabar dan Muhammadiyah Perkuat Komitmen Dialog dan Pelayanan Masyarakat 

“Ketika kita berorganisasi, kerja yang semula bersifat individual harus melebur menjadi kerja bersama,” ujar Ustadz Ahmad.

Waketum mengingatkan bahwa pola kerja yang terlalu individual dapat melemahkan organisasi. Karena itu, setiap anggota perlu menempatkan kemampuan dan perannya sebagai bagian dari kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai persoalan.

Ustadz Ahmad juga mengajak para pengurus untuk kembali memahami ABI sebagai wadah perjuangan yang dibangun di atas visi, misi, dan sistem nilai wilayah, yakni Wilayah Allah, Wilayah Rasulullah, dan Wilayah para Aimmah. Dalam kerangka tersebut, ABI dipandang sebagai media untuk menjalankan taklif sekaligus mengambil peran sebagai penanti aktif Imam Mahdi afs.

Keterlibatan dalam organisasi, lanjutnya, menuntut komitmen, loyalitas, dan kesiapan untuk berkorban. Menurut Ustadz Ahmad, makrifah, mencintai, mengikuti, membela, dan berkorban sebagai lima landasan penting dalam berafiliasi dengan Organisasi ABI.

“Berafiliasi tidak cukup hanya dengan mengenal dan menjadi bagian dari organisasi. Ada kecintaan, kesediaan untuk mengikuti, membela, hingga kesiapan berkorban,” katanya.

Nilai dan prinsip tersebut, menurut Ustadz Ahmad, harus berjalan seiring dengan upaya membangun organisasi yang profesional. Mengutip pandangan Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, beliau menekankan bahwa profesionalisme tidak dapat dipisahkan dari nilai keimanan.

Baca juga: Safari Kepemimpinan DPW ABI Jabar Teguhkan Soliditas dan Misi Mahdawiyah

Organisasi membutuhkan kemampuan kerja yang baik, tetapi juga pijakan nilai yang jelas agar tidak kehilangan arah di tengah perubahan dan berbagai kepentingan. “Organisasi harus memiliki prinsip, sebab tanpa prinsip yang kuat, akan mudah terbawa oleh berbagai kepentingan dan perubahan keadaan,” ujarnya.

Menutup arahannya, Ustadz Ahmad mengingatkan pentingnya kesadaran identitas bagi kader ABI sebagai pengikut Syiah Ahlul Bait sekaligus anggota Organisasi Ahlulbait Indonesia.

Silaturahmi dan kunjungan kerja tersebut mempertemukan unsur pimpinan pusat dan daerah dalam satu forum konsolidasi. Pertemuan itu menjadi ruang untuk menegaskan kembali pentingnya kesamaan arah, kerja kolektif, dan tanggung jawab bersama dalam menjalankan roda organisasi. [HMP DPW]

Baca juga: Ketua DPW ABI Jabar Lakukan Safari ke 11 DPD untuk Penguatan Organisasi