Kegiatan ABI
DPW ABI Jabar Dorong Kerja Organisasi yang Berdampak Nyata

Purwakarta, 12 Oktober 2026 — Ketua Dewan Pimipinan Wilayah Ahlulbait Indonesia (DPW ABI) Jawa Barat, Ustadz Saeful Yusuf, menegaskan bahwa keberhasilan organisasi harus diukur dari manfaat nyata bagi masyarakat, bukan semata-mata dari rutinitas rapat dan pelaksanaan program. Hal itu disampaikannya dalam rapat bulanan yang diikuti 19 pengurus di Purwakarta, Sabtu (3/10).
Ustadz Saeful mengingatkan bahwa kesediaan menjadi pengurus harus dilandasi kesadaran terhadap tujuan perjuangan, bukan semata-mata keyakinan atas kemampuan diri.

Baca juga: Silaturahmi DPW ABI Jabar dan Muhammadiyah Perkuat Komitmen Dialog dan Pelayanan Masyarakat
Menurutnya, setiap periode kepengurusan harus meninggalkan warisan yang dapat diteruskan. Program dari pusat tetap menjadi acuan, tetapi pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
“Semua yang kita lakukan sesuai arahan pusat. Namun, tidak salah ketika melihat daerah sendiri membutuhkan sesuatu yang berbeda, kita melaksanakan program sesuai kebutuhan daerah kita,” katanya.
Ia menegaskan bahwa rapat bulanan harus menjadi ruang untuk memperbarui semangat dan merumuskan langkah konkret. DPD merupakan ujung tombak pergerakan di daerah, sedangkan DPW bertugas memfasilitasi dan memperkuat kerja tersebut. Namun, peran fasilitator tidak boleh menjadi alasan untuk pasif.
“Khidmat di departemen masing-masing. Apa warisan yang bisa diberikan dari program-program departemen?” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pijakan dalam mengevaluasi kerja setiap departemen: sejauh mana program berjalan, kendala apa yang dihadapi, dan langkah apa yang perlu diperkuat agar pengabdian organisasi semakin terasa di daerah.
Departemen Humas, Media, dan Penerangan (HMP) melaporkan publikasi tiga kegiatan DPW dan enam kegiatan DPD sepanjang September 2026. HMP juga membentuk grup WhatsApp bagi penanggung jawab distribusi informasi dari DPD tingkat kota dan kabupaten.
Menanggapi laporan tersebut, Ustadz Saeful menekankan pentingnya mempertimbangkan manfaat dan dampak informasi sebelum dipublikasikan.
Baca juga: Safari Kepemimpinan DPW ABI Jabar Teguhkan Soliditas dan Misi Mahdawiyah
“Jika ada yang pantas dipublikasikan, maka publikasikan. Namun, yang mudarat jangan dipublikasikan, walaupun kita beranggapan itu baik. Harus mainkan rasa kita terhadap berita,” ujarnya.
Departemen PSDM melaporkan sejumlah program RKAT belum terlaksana akibat kendala penjadwalan dari DPP. Sebagai tindak lanjut, PSDM berencana mengunjungi DPD untuk memetakan kendala dan mengevaluasi pelaksanaan program di daerah.
Departemen Organisasi telah melaksanakan Pendidikan Tingkat Dasar (PTD) di Garut dan merencanakan kegiatan serupa di Sukabumi. Saeful meminta agar peserta dipastikan telah terdaftar dalam sistem Siangga.
Departemen Ekonomi dan Litbang masih perlu memaksimalkan program kerja. Departemen Ekonomi secara khusus didorong memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha daerah, menghubungkan potensi ekonomi komunitas, serta mengembangkan kerja sama melalui business matchmaking.
Sementara itu, Departemen Kaderisasi melaporkan peningkatan pembaruan data kader dan hasil monitoring serta evaluasi dasar. Departemen ini juga mempersiapkan agenda Silaturahmi Keliling Ngaji Mahdawiyah. []
Baca juga: Dari Lomba Tradisional hingga Doa Bersama: DPW ABI Jabar Meriahkan 80 Tahun Kemerdekaan RI





