Ikuti Kami Di Medsos

Kegiatan ABI

DPD ABI Jember Silaturahmi ke Pesantren Al-Hasan, Diskusi Soal Geopolitik dan Pendidikan

Published

on

Ketua DPD ABI Jember Ustadz Nasir Dimyati bersama Gus Abdul Latif dari Pondok Pesantren Al-Hasan dalam silaturahmi di Desa Suci, Jember, Jumat (14/8/2026).
Ketua DPD ABI Jember Ustadz Nasir Dimyati bersama Gus Abdul Latif dari Pondok Pesantren Al-Hasan dalam silaturahmi di Desa Suci, Jember, Jumat (14/8/2026).

Jember, 15 Agustus 2026 – Dewan Pimpinan Daerah Ahlulbait Indonesia (DPD ABI) Jember mengunjungi Pondok Pesantren Al-Hasan di Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jumat (14/8). Silaturahmi dengan tokoh muda pesantren itu diisi perbincangan mengenai dinamika geopolitik global, persatuan umat Islam, dan pentingnya pendidikan.

Rombongan DPD ABI Jember dipimpin Ketua DPD, Ustadz Nasir Dimyati, dan disambut Gus Abdul Latif, putra sulung pendiri Pondok Pesantren Al-Hasan, almarhum KH Hasan Basuni.

Baca juga: Tiga Pilar ABI Jember Siapkan Peringatan Kemerdekaan Bertema “Hamba Allah yang Merdeka”

Dalam perbincangan yang berlangsung sekitar dua jam, Gus Abdul Latif menyoroti pentingnya membangun cara pandang objektif di tengah derasnya informasi dan perbedaan pandangan di kalangan umat. Dalam konteks kepemimpinan umat Islam, dia menilai Sayyid Ali Khamenei tidak hanya dapat dilihat sebagai pemimpin Muslim Syiah, tetapi juga sebagai sosok pemimpin bagi umat Islam secara keseluruhan.

“Masyarakat muslim perlu sekali untuk mendapat arahan yang objektif sehingga tidak terjebak pada kesalahan prasangka yang tidak produktif, apalagi narasi yang menyesatkan dan mengkafirkan sesama muslim,” tutur Gus Abdul Latif.

Sementara itu, Ustadz Nasir Dimyati menilai silaturahmi semacam itu penting untuk membuka ruang komunikasi antarelemen umat dan mengurangi sekat yang lahir dari perbedaan.

“Kunjungan silaturahmi kami merupakan komitmen DPD ABI Jember untuk menjalin dan mempererat tali persatuan sesama muslim. Kami berharap pertemuan seperti ini menjadi komunikasi terbuka untuk membangun saling pengertian, yang pada akhirnya bermuara pada terbentuknya solidaritas dan kesadaran kolektif masyarakat untuk bersatu,” jelasnya.

Baca juga: ABI Jember Percepat Realisasi Program Kerja, Perkuat Manfaat Organisasi bagi Masyarakat

Perbincangan kemudian beralih pada sektor pendidikan. Gus Abdul Latif menilai pendidikan merupakan salah satu fondasi untuk membentuk masyarakat yang mampu memilah informasi secara bertanggung jawab. Menurutnya, masyarakat yang terdidik dan terbiasa mencari sumber yang valid tidak mudah terpengaruh hoaks atau berita bohong.

“Maka, sekecil apa pun upaya di bidang pendidikan perlu segera dilakukan dan dibismillahi,” pesannya.

Ustadz Nasir menyambut gagasan tersebut dan berharap pembahasan mengenai pendidikan dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama antarlembaga.

Silaturahmi di Desa Suci itu ditutup dengan ramah tamah, jamuan makan, dan foto bersama. []

Baca juga: ABI Jember Percepat Realisasi Program Kerja, Perkuat Manfaat Organisasi bagi Masyarakat