Ikuti Kami Di Medsos

Nasional

ABI Tetapkan 1 Dzulqaidah 1447 H Jatuh pada 19 April 2026

Published

on

Ahlulbait Indonesia melakukan pemantauan hilal pada 18 April 2026 sebagai dasar penetapan 1 Dzulqaidah 1447 H. (Dok. Falak ABI)

Jakarta, 18 April 2026 — Situs resmi Dewan Syura Ahlulbait Indonesia, Safinah, melaporkan penetapan awal bulan Dzulqaidah 1447 Hijriah jatuh pada Minggu, 19 April 2026. Keputusan ini didasarkan pada hasil rukyah dan analisis visibilitas hilal dari sejumlah lembaga kredibel dalam dan luar negeri.

Penetapan tersebut merujuk pada data pemantauan hilal yang dilakukan pada Sabtu, 29 Syawal 1447 H atau 18 April 2026. Tim rukyah Falak ABI bersama rujukan lembaga internasional, termasuk Islam Al Ashiyl, menyimpulkan hilal telah memenuhi kriteria visibilitas.

Dewan Syura ABI menggunakan prinsip Rukyah Muhaqqaqah yang menjadi rujukan dalam penentuan awal bulan Hijriah. Berdasarkan pendekatan ini, awal Dzulqaidah ditetapkan serentak pada 19 April 2026.

Koordinator Dewan Itsbat Hilal Dewan Syura ABI, Ustadz Abdullah Beik, menyampaikan hasil tersebut sebagai pedoman bagi warga yang mengikuti keputusan organisasi. Penetapan ini juga diketahui dan disahkan oleh Ketua Dewan Syura ABI, Ustadz Husein Shahab.

ABI mengimbau umat untuk menjaga keteguhan spiritual dan konsistensi dalam berpegang pada ajaran Rasulullah di tengah dinamika zaman. []