Ikuti Kami Di Medsos

Daerah

DPP ABI Jajaki Kerja Sama dengan Kementerian UMKM dan Smesco untuk Penguatan Inkubasi Usaha

Published

on

Departemen Pemberdayaan Ekonomi DPP ABI melakukan kunjungan dan penjajakan kerja sama dengan Smesco Indonesia di Jakarta, Rabu (20/5/2026), dalam rangka penguatan pengembangan lembaga inkubasi usaha dan pemberdayaan UMKM komunitas. (Dok. ABI)
Departemen Pemberdayaan Ekonomi DPP ABI melakukan kunjungan dan penjajakan kerja sama dengan Smesco Indonesia di Jakarta, Rabu (20/5/2026), dalam rangka penguatan pengembangan lembaga inkubasi usaha dan pemberdayaan UMKM komunitas. (Dok. ABI)

Jakarta, 21 Mei 2026 — Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (DPP ABI) melalui Departemen Pemberdayaan Ekonomi (PE) mulai mematangkan agenda pengembangan ekonomi komunitas melalui penjajakan kerja sama dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia serta Smesco Indonesia, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: FGD ABI Jabar Soroti Potensi Ekonomi Komunitas, Dorong Koperasi Jadi Motor Kemandirian

Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan pembentukan Lembaga Inkubasi Usaha ABI yang dirancang sebagai pusat pengembangan kewirausahaan, pendampingan usaha, serta penguatan kapasitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Rombongan DPP ABI dipimpin Ketua Departemen PE Sayyid Ali Reza, didampingi Ketua Departemen Organisasi Sayyid Ahmad Buftaim dan Wakil Ketua Departemen PE Hilmi D. Haq.

Dalam agenda awal di Kementerian UMKM, rombongan diterima melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Pada pertemuan tersebut, pihak kementerian menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif ABI dalam membangun lembaga inkubasi usaha yang dinilai sejalan dengan agenda penguatan UMKM dan ekonomi berbasis komunitas.

DPP ABI juga memperoleh penjelasan mengenai mekanisme pengajuan dan registrasi lembaga inkubasi melalui portal resmi Kementerian UMKM. Selain itu, kementerian memaparkan sejumlah program yang dapat diakses pelaku UMKM, mulai dari pelatihan pengembangan usaha, akses pembiayaan dan permodalan, hingga pendampingan legalitas serta bantuan hukum bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Baca juga: ABI Jawa Timur Bangun Basis Ekonomi Komunitas Melalui Koperasi Konsumen

Pertemuan tersebut sekaligus membuka ruang koordinasi lanjutan antara DPP ABI dan Kementerian UMKM. Kedua pihak berencana menggelar audiensi berikutnya dengan melibatkan unsur yang lebih luas guna membahas peluang kerja sama secara lebih mendalam.

Usai agenda di kementerian, rombongan melanjutkan kunjungan ke Smesco Indonesia sebagai lembaga inkubasi usaha di bawah Kementerian UMKM yang bergerak dalam pengembangan kapasitas dan jejaring usaha nasional.

Kunjungan DPP ABI diterima Krismayu Noviani selaku Kepala Bagian Konsultasi Inkubasi dan Peningkatan Kemampuan Manajemen Pemasaran. Dalam dialog yang berlangsung hangat dan konstruktif, pihak Smesco menyampaikan sambutan positif terhadap rencana koordinasi dan pengembangan kerja sama bersama DPP ABI.

Dalam pertemuan itu, Smesco menawarkan sejumlah peluang sinergi, antara lain pelatihan dan penguatan kapasitas usaha, bantuan legalitas usaha, fasilitasi akses pembiayaan, pengembangan jaringan pemasaran, hingga dukungan logistik bagi pelaku UMKM binaan.

Baca juga: Iqtishaduna Talk 1: Membangun Koperasi sebagai Manifestasi Ekonomi Perlawanan dan Pilar Pemberdayaan Komunitas

Smesco juga menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti komunikasi awal tersebut melalui penyusunan nota kesepahaman (MoU) bersama DPP ABI sebagai pijakan kerja sama jangka menengah dan panjang.

Kedua pihak sepakat melanjutkan pembahasan melalui pertemuan lanjutan guna mematangkan desain program dan langkah implementasi ke depan.

Langkah DPP ABI tersebut menandai upaya serius dalam membangun model pemberdayaan ekonomi yang tidak berhenti pada pendekatan seremonial, tetapi bergerak menuju penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas usaha, dan pembangunan ekosistem ekonomi komunitas yang lebih adaptif dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang. []

Baca juga: Ketua Umum ABI Dorong Ghirah Ekonomi Perlawanan lewat Model Koperasi