Internasional
Yaman Dukung Penuh Hizbullah Lebanon

Media ABI, 16 Agustus 2026 — Kementerian Luar Negeri Yaman pada Sabtu (15/8/26) menegaskan dukungan penuh kepada Hizbullah Lebanon. Sanaa menyatakan peringatan kemenangan Hizbullah dalam perang 33 hari menjadi bukti bahwa janji Tuhan tentang kepastian kemenangan akan terwujud. Pernyataan tersebut disampaikan ketika serangan Israel di Lebanon terus berlangsung dan pemerintah Lebanon serta sejumlah negara Arab mendapat kecaman dari Yaman.
Menurut Fars News Agency pada Minggu (16/8/2026), Kementerian Luar Negeri Yaman menyebut peringatan kemenangan Hizbullah berlangsung di tengah apa yang disebutnya sebagai kejahatan paling mengerikan Israel di Lebanon. Pemerintah Lebanon dinilai memilih diam, sementara sejumlah negara Arab disebut turut terlibat dalam tindakan tersebut.
Baca juga: Serangan Drone Yaman Sasar Kilang Aramco di Jizan, Arab Saudi
Sanaa juga mengkritik pemerintah Lebanon karena, ketika Hizbullah menghadapi perang sengit dengan Israel, pemerintah Beirut justru duduk bersama pihak Israel dan memberikan legitimasi terhadap serangan yang dilakukan rezim tersebut.
Kementerian Luar Negeri Yaman menilai kebijakan pemerintah Lebanon bertentangan dengan perjuangan kelompok perlawanan.
“Kejahatan mengerikan hari ini dilakukan dengan senjata Zionis, tetapi pemerintah [Lebanon], demi melayani rezim kriminal, justru menyibukkan diri dengan senjata Hizbullah,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Baca juga: Media AS Akui Operasi Militer Yaman Melampaui Ekspektasi
Sanaa menyatakan serangan Israel di Lebanon masih terus berlangsung dan menyebut pembunuhan yang terjadi pada Sabtu sebagai tindakan terbaru. Pemerintah Lebanon, menurut Kementerian Luar Negeri Yaman, masih menggunakan kesepakatan awal dengan Israel sebagai kedok bagi berlanjutnya serangan.
Yaman juga menyatakan bahwa berbagai kejahatan tersebut tidak akan terus berlangsung apabila tidak ada sikap lunak dari negara-negara Arab dan keterlibatan mereka dalam koalisi bersama Israel.
Pada akhir pernyataannya, Sanaa menegaskan bahwa proyek perlawanan tidak akan mengalami kekalahan. Yaman menyatakan dirinya merupakan bagian dari pertempuran luas untuk menghadapi proyek Zionisme serta menegaskan dukungan kepada Hizbullah, perlawanan Lebanon, dan para pendukungnya. []
Baca juga: Drone MQ-9 Amerika Jatuh di Dekat Yaman







