Internasional
Newsweek: Iran Menang Penuh atas Amerika

Media ABI, 16 Agustus 2026 — Majalah Amerika Serikat Newsweek menilai Iran meraih kemenangan penuh atas Presiden Donald Trump setelah mampu bertahan menghadapi serangan AS dan Israel. Dalam laporan yang dikutip Tasnim pada Minggu (16/8/2026), Teheran kini disebut berupaya memanfaatkan hasil konflik untuk mengejar lima tujuan strategis yang dapat mengubah keseimbangan kekuatan di Timur Tengah.
Salah satu pencapaian yang disorot adalah penguasaan Iran atas Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen minyak dunia. Teheran disebut telah mengendalikan jalur perairan tersebut dan tengah berunding dengan Oman mengenai pengenaan biaya layanan bagi kapal yang melintas.
Baca juga: Amarah Negara Teluk Memuncak, Pangkalan AS Kini Dipersoalkan
Newsweek juga mencatat serangkaian serangan Iran terhadap pangkalan militer AS di kawasan Teluk sebagai respons atas apa yang disebutnya sebagai agresi dan kejahatan Amerika Serikat serta Israel. Gempuran itu dinilai meningkatkan kerentanan fasilitas militer Washington dan membuka kemungkinan pemindahan sejumlah pangkalan ke luar kawasan.
Dalam laporan yang sama, Teheran disebut menuntut penarikan seluruh pasukan AS dari Timur Tengah serta menjadikan pencabutan sanksi sebagai syarat utama bagi kesepakatan apa pun.
Newsweek menilai perubahan persepsi mengenai keseimbangan kekuatan merupakan keuntungan strategis terbesar Iran. Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan negara-negara lain di kawasan disebut mulai meninjau kembali penilaian mereka terhadap komitmen keamanan Washington.
Perubahan tersebut menjadi salah satu konsekuensi strategis utama konflik, terutama karena memengaruhi cara negara-negara regional melihat peran Amerika Serikat dalam keamanan Timur Tengah. []
Baca juga: Panglima IRGC: Pejuang Islam Membuat Militer Terkuat Dunia Bertekuk Lutut

