Internasional
Perang Berkepanjangan dengan Iran Singkap Keterbatasan AS

Media ABI, 3 September 2026 – Perang yang terus berkepanjangan dengan Iran dapat mengungkap keterbatasan kemampuan militer Amerika Serikat, terutama dalam mempertahankan operasi di Asia Barat tanpa mengurangi kesiapan pasukannya di kawasan lain.
Penilaian itu disampaikan Jennifer Kavanagh, analis senior dan Direktur Analisis Militer di lembaga kajian Amerika Serikat Defense Priorities, dalam wawancara dengan kantor berita Rusia Sputnik. Fars News Agency pada Kamis, 3 September 2026, melaporkan Kavanagh menilai kelanjutan perang yang dipaksakan Washington terhadap Teheran akan semakin menekan kemampuan Angkatan Laut Amerika Serikat.
Baca juga: USS Abraham Lincoln Tiba di Thailand dengan Kondisi Mengenaskan
Menurutnya, persoalan utama terletak pada terbatasnya jumlah kapal induk dan kapal perang yang tersedia. Washington harus mempertahankan kehadiran Angkatan Laut secara terus-menerus di Asia Barat sekaligus melakukan rotasi kapal secara berkala. Pada saat yang sama, kekuatan laut Amerika Serikat tetap dibutuhkan untuk menjalankan misi dan menjaga kesiapan militer di kawasan lain.
Kavanagh menilai keterbatasan jumlah kapal yang tersedia menjadi persoalan mendasar bagi Washington. Angkatan Laut Amerika Serikat tidak hanya dituntut mendukung operasi terhadap Iran, tetapi juga mempertahankan kesiapan global pada saat yang bersamaan.
Tekanan itu semakin besar karena tingginya kebutuhan penugasan dan lamanya masa perawatan kapal. Sejumlah kapal perang Amerika Serikat masih berada dalam proses perbaikan dan belum dapat dikerahkan.
Baca juga: Rudal Generasi Baru Iran Jadi Sorotan Setelah Serangan ke Pangkalan AS
“Banyak kapal perang Amerika Serikat sedang menjalani perbaikan,” ujar Kavanagh.
Dalam kondisi seperti itu, Washington hanya dapat menambah kekuatan lautnya di Asia Barat dengan mengurangi kehadiran militernya di kawasan lain, termasuk Eropa, Asia, dan Belahan Bumi Barat. Bagi Kavanagh, perang yang semakin panjang dengan Iran pada akhirnya akan memaksa Amerika Serikat menghadapi keterbatasan nyata dalam mempertahankan kehadiran militernya secara bersamaan di berbagai penjuru dunia. []
Baca juga: Trump Minta Iran Tidak Membalas Serangan AS







