Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Mantan Laksamana Israel: Serangan Baru ke Iran Tak Ada Faedahnya

Published

on

Eliezer Marom, mantan Komandan Angkatan Laut Israel, menilai serangan baru terhadap Iran dalam kondisi saat ini tidak direkomendasikan.
Eliezer Marom, mantan Komandan Angkatan Laut Israel, menilai serangan baru terhadap Iran dalam kondisi saat ini tidak direkomendasikan.

Media ABI, 2 November 2026 – Mantan Komandan Angkatan Laut Israel, Aluf Eliezer Marom (Eli Marom), menilai serangan baru terhadap Iran dalam situasi saat ini tidak akan memberikan hasil berarti. Menurutnya, potensi kerugian dari operasi militer tersebut justru lebih besar daripada manfaat yang mungkin diperoleh.

Baca juga: New York Times: Netanyahu dan Panglima Militer Israel Berselisih soal Iran

Diberitakan Kantor Berita Mehr pada Senin (2/11/26), mengutip Russia Today (RT), Marom yang juga peneliti di Pusat Studi Strategis Begin-Sadat (BESA) menyampaikan penilaian itu dalam wawancara dengan Radio 103 FM Israel. Ia mengatakan, serangan baru terhadap Iran tidak akan menghasilkan kemajuan nyata dalam penyelesaian persoalan nuklir negara tersebut.

Menurut Marom, serangan baru hanya patut dipertimbangkan jika terdapat informasi akurat bahwa Iran tengah bergerak menuju pengembangan senjata nuklir dalam waktu dekat. Dalam kondisi saat ini, ia tidak merekomendasikan operasi militer lanjutan.

“Menurut saya, kerugian dari serangan semacam itu akan lebih besar daripada manfaatnya. Saat ini, saya tidak merekomendasikan serangan,” ujarnya.

Baca juga: Al-Azhar Serukan Mediasi untuk Mengakhiri Perang Yaman

Marom juga menilai persoalan nuklir merupakan salah satu kartu strategis utama Teheran yang tidak akan dilepaskan begitu saja.

Ia memperingatkan bahwa bahkan serangan terbatas Amerika Serikat berpotensi memicu balasan Iran terhadap fasilitas bahan bakar dan energi. Eskalasi tersebut, menurutnya, dapat mendorong kenaikan harga energi global sekaligus mempersulit upaya mengakhiri konfrontasi.

Peringatan itu menyoroti risiko bahwa serangan yang ditujukan untuk menekan Iran justru dapat memperluas dampak konflik, termasuk terhadap stabilitas pasar energi dunia. []

Baca juga: Tanggapi Mesir, Yaman Tentukan Sikap terhadap Pendukung Agresi Saudi

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan