Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Araghchi: Iran Siap Perang dan Diplomasi, Pilihan Ada di Tangan AS

Published

on

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Teheran telah mengkaji pesan JD Vance, tetapi belum memiliki rencana untuk bertemu pejabat AS.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan kesiapan Teheran untuk pertahanan dan diplomasi, seraya menyatakan bahwa pilihan jalur selanjutnya berada di tangan Amerika Serikat.

Media ABI, 2 November 2026 – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Republik Islam Iran secara bersamaan tetap siap menghadapi ancaman pertahanan dan menempuh jalur diplomasi. Menurutnya, pilihan jalan selanjutnya berada di tangan Amerika Serikat dan bergantung pada rasionalitas Washington.

Baca juga: Rezaei Beberkan Tiga Putaran Pertukaran Pesan Iran-AS

Dalam wawancara dengan Khaneh Mellat pada Minggu malam (1/11/2026), sebagaimana diberitakan Kantor Berita Mehr, Araghchi menjelaskan bahwa kunjungan delegasi Iran ke Qatar bertujuan melanjutkan konsultasi dengan para mediator Qatar, bukan menggelar perundingan langsung dengan pihak Amerika Serikat.

Delegasi Iran yang dipimpin pada tingkat wakil menteri luar negeri itu melanjutkan komunikasi dengan para mediator Qatar. Sebelumnya, para mediator tersebut juga telah berkunjung ke Teheran dalam beberapa pekan terakhir.

Araghchi mengatakan pembahasan mengenai rencana dua hari bersama para mediator masih berlangsung dan telah memasuki tahap pelaksanaan. Namun, kesepakatan final belum tercapai karena kelanjutannya bergantung pada jawaban pihak lawan atas sejumlah pertanyaan yang diajukan Iran.

Baca juga: IRGC Siapkan Kapasitas dan Target Baru jika Kembali Diserang

Teheran, lanjutnya, terus berupaya mendorong proses tersebut dan berharap Washington mengedepankan pertimbangan rasional serta memilih jalur diplomasi.

Iran Pertahankan Kesiapan Pertahanan

Menanggapi arahan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Mojtaba Khamenei kepada para komandan senior militer, Araghchi menyatakan bahwa instruksi tersebut mencerminkan tekad Republik Islam Iran.

Ia mengatakan angkatan bersenjata Iran memiliki misi yang jelas dan kini lebih kuat berkat pengalaman menghadapi dua perang sebelumnya.

Araghchi menegaskan bahwa Iran akan tetap siap untuk pertahanan dan diplomasi secara bersamaan. Mengenai jalur yang akan dipilih Amerika Serikat, ia menyatakan bahwa keputusan tersebut bergantung pada rasionalitas Washington. []

Baca juga: Ayatullah Mojtaba Perintahkan Respons Militer Iran Tanpa Batas Geografis

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan