Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

IRGC kepada Rakyat Yordania: Tanah Suci Para Nabi Bukan Tempat bagi Pelaku Kejahatan Internasional

Published

on

IRGC menyebut Yordania sebagai tanah suci para nabi dan meminta wilayahnya tidak lagi digunakan sebagai basis operasi militer AS.
Pernyataan resmi IRGC kepada rakyat Yordania yang menyerukan diakhirinya kehadiran militer Amerika Serikat di wilayah Yordania.

Ahlulbait Indonesia, 15 Juli 2026 — Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menerbitkan pernyataan yang ditujukan kepada rakyat Yordania menyusul pelaksanaan gelombang keenam Operasi Nasr-2. Dalam pernyataan yang dimuat Tasnim News Agency pada Rabu (15/7/2026), IRGC menyatakan bahwa serangan balasan mereka menyasar Pangkalan Udara Al Azraq sebagai respons atas kembali berlanjutnya operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran pada dini hari.

Baca juga: IRGC Terbitkan Pernyataan kepada Rakyat Kuwait, Desak Kehadiran Militer AS Diakhiri

Menurut IRGC, sebagian besar serangan Amerika Serikat terhadap Iran dilakukan dengan memanfaatkan pangkalan-pangkalan militer AS di wilayah Yordania. Sebagai balasan, satuan Angkatan Dirgantara IRGC dalam gelombang keenam Operasi Nasr-2 dengan sandi “Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah” melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak ke Pangkalan Udara Al Azraq. IRGC menyebut serangan tersebut menghancurkan hanggar pesawat tempur F-15, F-16, dan F-35 serta memusnahkan sejumlah pesawat nirawak strategis MQ-9 milik Amerika Serikat yang berada di pangkalan tersebut.

Dalam pesannya kepada rakyat Yordania, IRGC menegaskan bahwa Yordania merupakan tanah suci para nabi yang tidak semestinya menjadi tempat bagi pasukan pendudukan maupun pelaku kejahatan internasional.

Baca juga: Hubungan Saudi–UEA Memburuk, Dunia Bisnis Siapkan Skenario Terburuk

IRGC menegaskan bahwa umat Islam menaruh harapan kepada rakyat Yordania yang mulia dan pemberani. Menurut pesan itu, rakyat Yordania lebih dari bangsa mana pun menjadi saksi langsung atas kejahatan Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina. Karena itu, IRGC menyerukan agar rakyat Yordania mengakhiri kehadiran militer Amerika Serikat di negara mereka serta tidak membiarkan wilayah Yordania dijadikan titik awal serangan terhadap negara-negara Islam maupun sarana penindasan terhadap rakyat Palestina.

Menutup pernyataannya, IRGC mengajak rakyat Yordania agar tidak menyia-nyiakan satu pun kesempatan untuk menghancurkan institusi-institusi Amerika serta mengusir pasukan pendudukan Amerika Serikat dari wilayah Yordania. []

Baca juga: Ayatullah Mojtaba Khamenei Ucapkan Terima Kasih kepada Rakyat Iran dan Irak