Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Citra Satelit Tunjukkan Kerusakan Fasilitas Strategis AS akibat Serangan Iran

Published

on

Citra satelit yang dipublikasikan Fars News Agency menampilkan lokasi fasilitas militer Amerika Serikat yang disebut menjadi sasaran serangan Iran di Qatar, Bahrain, dan Kuwait.
Citra satelit yang dipublikasikan Fars News Agency menampilkan lokasi fasilitas militer Amerika Serikat yang disebut menjadi sasaran serangan Iran di Qatar, Bahrain, dan Kuwait. (Foto: Fars News Agency )

Ahlulbait Indonesia, 14 Juli 2026 — Citra satelit terbaru menunjukkan kerusakan pada sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Teluk, termasuk gudang logistik, fasilitas kapal nirawak, serta pusat komando dan kendali drone. Fasilitas-fasilitas tersebut disebut menjadi sasaran serangan Iran dalam beberapa malam terakhir.

Menurut analisis yang dipublikasikan Tim Analisis Internasional Fars News Agency, Selasa (14/7), sasaran utama serangan mencerminkan fokus Iran pada infrastruktur strategis yang menopang kemampuan komando, pengawasan, dan operasi militer Amerika Serikat di kawasan.

Baca juga: Markas Khatam al-Anbiya: Iran Tak Akan Biarkan AS Campuri Pengelolaan Selat Hormuz

1. Gudang logistik Angkatan Darat AS di Pangkalan Al Udeid, Qatar

Pangkalan Al Udeid merupakan pusat komando dan kendali terpenting Amerika Serikat di Timur Tengah sekaligus markas depan Komando Pusat AS (CENTCOM). Penargetan fasilitas ini dinilai menunjukkan kemampuan Iran menjangkau salah satu simpul komando paling vital milik Washington di kawasan Teluk.

2. Gudang kapal nirawak Angkatan Laut AS di Pangkalan Juffair, Bahrain

Serangan terhadap Pangkalan Juffair disebut melampaui penargetan terhadap sebuah pangkalan angkatan laut. Sasaran berupa gudang penyimpanan kapal nirawak permukaan (Unmanned Surface Vehicle/USV) merupakan bagian penting dari jaringan operasi maritim nirawak Amerika Serikat di Teluk Persia. Armada tersebut digunakan dalam berbagai misi, termasuk pengintaian, penyapuan ranjau, pemantauan lalu lintas pelayaran, serta pengamanan jalur laut strategis.

Baca juga: Citra Satelit Perlihatkan Kerusakan Luas Pangkalan AS akibat Serangan Balasan Iran

3. Radar dan pusat komando pengendalian drone di Pangkalan Ali Al Salem, Kuwait

Analisis tersebut menyebut serangan terhadap radar dan pusat komando drone menunjukkan bahwa sasaran utama bukan sekadar landasan pacu atau hanggar pesawat, melainkan simpul C4ISR (Command, Control, Communications, Computers, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance) yang menjadi tulang punggung sistem komando, komunikasi, intelijen, pengawasan, dan pengintaian militer Amerika Serikat.

Kerusakan pada radar dinilai dapat mengurangi kemampuan peringatan dini dan deteksi sasaran, sedangkan gangguan terhadap pusat komando drone berpotensi memengaruhi koordinasi misi pengintaian maupun operasi pesawat nirawak MQ-9 serta platform nirawak Amerika Serikat lainnya.

Menurut analisis Fars News Agency, penargetan pusat komando drone menjadikan serangan ini sebagai salah satu operasi militer Iran yang paling signifikan dalam putaran konflik saat ini. Penilaian tersebut didasarkan pada karakter sasaran yang tidak hanya mencakup aset operasional, tetapi juga menyentuh langsung rantai komando dan sistem kesadaran situasional militer Amerika Serikat. []

Baca juga: Pangkalan NATO yang Digunakan untuk Menyerang Iran Akan Menjadi Target Sah