Internasional
Ayatullah Mojtaba Khamenei Ucapkan Terima Kasih kepada Rakyat Iran dan Irak

Ahlulbait Indonesia, 15 Juli 2026 — Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada rakyat Iran dan Irak atas partisipasi besar mereka dalam prosesi pemakaman dan rangkaian penghormatan bagi Pemimpin Syahid, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.
Pesan tersebut disampaikan melalui Hujjatul Islam Sayyid Mostafa Khamenei, putra sulung Ayatullah Ali Khamenei, dalam acara peringatan yang digelar di Masjid Mosalla, Teheran, pada Selasa (14/7).
Dalam pidatonya, Sayyid Mostafa Khamenei menyampaikan belasungkawa kepada umat Islam, bangsa Iran, serta Imam Mahdi a.f, atas syahidnya Ayatullah Ali Khamenei. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai musibah besar yang menuntut kesabaran dan keteguhan untuk tetap istiqamah dalam menempuh jalan perjuangan hingga tujuan akhir tercapai.
Baca juga: CENTCOM: Serangan Keempat AS Gunakan Amunisi Berpemandu Presisi, Hantam Puluhan Target di Iran
Mengutip firman Allah SWT, “Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang bersabar.” Sayyid Mostafa menjelaskan bahwa kesabaran bukan hanya kemampuan menanggung musibah, melainkan keteguhan untuk tetap berjalan di atas jalan yang benar. Menurutnya, sikap tersebut tidak bertentangan dengan tuntutan menegakkan keadilan terhadap pihak-pihak yang disebut bertanggung jawab atas kejahatan tersebut.
Acara peringatan itu dihadiri Presiden Iran Masoud Pezeshkian, sejumlah pejabat tinggi sipil dan militer, para duta besar, diplomat asing, serta tiga putra Ayatullah Ali Khamenei lainnya. Ribuan pelayat juga memadati Masjid Mosalla untuk mengikuti rangkaian penghormatan kepada Pemimpin Syahid.
Peringatan tersebut digelar lima hari setelah Ayatullah Ali Khamenei dimakamkan di kompleks Makam Suci Imam Ridha a.s, di Kota Mashhad. Prosesi pemakaman sebelumnya berlangsung selama lima hari di Teheran, Qom, dan Irak dengan dihadiri jutaan pelayat yang memberikan penghormatan terakhirnya kepada ulama yang selama puluhan tahun menjadi marja taklid dan salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia Islam.
Baca juga: Tiga Pesan Strategis Operasi Militer Iran terhadap Pangkalan Amerika Serikat
Ayatullah Ali Khamenei memimpin Republik Islam Iran sejak Juni 1989 setelah wafatnya pendiri Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Ruhollah Khomeini. Selama lebih dari tiga dekade, kepemimpinannya membentuk arah politik, keagamaan, dan strategi Republik Islam Iran serta menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh dalam dunia Islam kontemporer. []
Baca juga: Citra Satelit Tunjukkan Kerusakan Fasilitas Strategis AS akibat Serangan Iran







