Internasional
Iran Terima Dana Aset Rp49 Triliun dari UEA, Tahap Awal Pelepasan Aset hingga US$20 Miliar

Ahlulbait Indonesia, 16 Juni 2026 — Iran dilaporkan menerima tahap pertama aset devisa senilai sekitar US$3 miliar atau setara Rp49 triliun dari Uni Emirat Arab (UEA), sebagai bagian dari kesepahaman keuangan antara Teheran dan Abu Dhabi yang bertujuan menjaga stabilitas ekonomi kawasan.
Menurut Press TV pada Senin (15/6), dana tersebut tiba di Teheran setelah sebuah pesawat pribadi UEA mendarat di Bandara Internasional Mehrabad dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Rudal Yaman Susul Serangan Iran, Sirene Bahaya Berbunyi di Tel Aviv dan Yerusalem
Data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat Boeing 737-7JZ BBJ dengan registrasi A6-RJF terbang langsung dari Abu Dhabi menuju Teheran pekan lalu. Pesawat tersebut dilaporkan membawa dana tahap pertama aset Iran yang sebelumnya berada di luar negeri.
Laporan itu menyebutkan pelepasan aset dilakukan secara bertahap. Transfer US$3 miliar merupakan tahap awal dari skema yang lebih luas antara kedua negara.
UEA disebut berkomitmen memfasilitasi pencairan aset Iran dengan nilai total antara US$10 miliar hingga US$20 miliar dalam beberapa tahap berikutnya.
Perkembangan ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah pembahasan mengenai akses Iran terhadap aset-aset keuangannya di luar negeri. Laporan tersebut juga menyebut transfer dana itu bertolak belakang dengan sejumlah pernyataan pejabat Amerika Serikat terkait pembicaraan mengenai aset Iran.
Baca juga: Survei Nasional Kehidupan Beragama Ahlul Bait Tembus 3.501 Partisipan dari 38 Provinsi
Apabila seluruh skema terlaksana, Iran berpotensi memperoleh akses terhadap dana puluhan miliar dolar AS yang dapat memperkuat posisi keuangan negara tersebut di tengah tekanan sanksi dan ketidakpastian ekonomi global.
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai jadwal pencairan tahap selanjutnya maupun alokasi penggunaan dana yang telah diterima Teheran. []
Baca juga: Markas Khatam al-Anbiya: Serangan ke Dahiyeh Akan Dibalas Pukulan yang Lebih Telak







