Internasional
Pentagon Khawatir, Iran Kian Mahir Tembus Pertahanan Udara AS

Ahlulbait Indonesia, 20 Juli 2026 – Sejumlah media Barat melaporkan meningkatnya kekhawatiran di Pentagon menyusul kemampuan Iran yang semakin efektif menembus sistem pertahanan udara Amerika Serikat dalam eskalasi militer terbaru antara kedua negara.
Laporan tersebut mengemuka setelah serangan rudal dan drone Iran pada Jumat lalu menghancurkan sebuah pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania.
Baca juga: IRGC Hancurkan Radar Peringatan Dini dan Hanggar Drone MQ-9 AS di Kuwait
The New York Times pada Minggu (19/7/26), mengutip sejumlah sumber, menyebut serangan balasan Iran menunjukkan bahwa Teheran tidak hanya masih memiliki cadangan rudal yang memadai, tetapi juga semakin mahir mengatasi sistem pertahanan udara Amerika Serikat.
Senada dengan itu, The Wall Street Journal, mengutip sejumlah pejabat yang enggan disebutkan namanya, melaporkan bahwa militer Iran telah menyesuaikan strategi serangannya terhadap sistem pertahanan Amerika. Menurut laporan tersebut, Iran menggunakan rudal berkecepatan tinggi dengan kemampuan bermanuver pada fase terminal, sehingga lebih sulit dicegat.
Sementara itu, The Washington Post melaporkan bahwa menjelang operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, Washington memindahkan sebagian personelnya dari Uni Emirat Arab dan Qatar ke Yordania serta Israel. Langkah tersebut diambil karena kedua lokasi itu dinilai berada pada posisi yang lebih aman akibat jaraknya yang lebih jauh dari wilayah Iran.
Baca juga: Konflik dengan Iran Kembali Lambungkan Harga Bensin di AS
Kolumnis Al-Monitor, Daoud Kuttab, mengatakan kepada RT bahwa Amerika Serikat kemungkinan menganggap Yordania sebagai lokasi yang lebih aman. Namun, menurutnya, perkembangan terbaru menunjukkan Iran mampu menjangkau sasaran tersebut. “Mungkin Amerika mengira mereka akan lebih aman di Yordania, tetapi tampaknya Iran tidak mengenal garis merah,” ujarnya.
Rangkaian laporan media Barat itu muncul di tengah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berulang kali mengklaim kemampuan rudal Iran telah melemah secara signifikan akibat serangan udara Amerika dalam beberapa bulan terakhir. Namun, penilaian sejumlah media tersebut menunjukkan adanya kekhawatiran baru di Pentagon mengenai meningkatnya efektivitas kemampuan Iran dalam menembus sistem pertahanan udara Amerika. []
Baca juga: Rudal Balistik IRGC Hantam Pesawat C-17 dan P-8 AS di Bandara Aqaba







