Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Foto Pemakaman 168 Pelajar Minab Korban Serangan AS Raih Penghargaan Foto Jurnalistik Terbaik Dunia

Published

on

Foto udara mengabadikan momen duka prosesi pemakaman dan penguburan 168 mahasiswa yang gugur dalam serangan rudal AS di Minab, 28 Februari 2026. (Foto: Press TV)
Foto udara mengabadikan momen duka prosesi pemakaman dan penguburan 168 mahasiswa yang gugur dalam serangan rudal AS di Minab, 28 Februari 2026. (Foto: Press TV)

Ahlulbait Indonesia, 21 Juni 2026 — Sebuah foto udara yang merekam prosesi pemakaman dan penguburan massal 168 pelajar yang gugur dalam serangan rudal Amerika Serikat terhadap sebuah sekolah dasar di Kota Minab, Iran, meraih penghargaan tertinggi kategori News Photography dalam ajang internasional Golden Shot Photography Awards 2026.

Foto karya fotografer Iran, Morteza Akhondi, tersebut menarik perhatian dewan juri internasional berkat kekuatan visual dan komposisinya dalam merekam salah satu tragedi kemanusiaan paling memilukan selama agresi terhadap Iran.

Menurut laporan Press TV pada Sabtu (20/6), Akhondi yang berasal dari Provinsi Hormozgan berhasil meraih posisi pertama dalam kompetisi bergengsi tersebut. Posisi kedua ditempati fotografer Polandia Bartosz Matenko, sementara peringkat ketiga diraih fotografer Arab Saudi Mohammad Mohtaseb.

Baca juga: Lebanon Berdarah, 29 Orang Tewas dalam Serangan Israel di Nabatieh dan Bekaa

Foto pemenang itu menampilkan hamparan makam para pelajar yang menjadi korban serangan terhadap Sekolah Dasar Shajareh Tayyebeh di Minab pada 28 Februari 2026, hari pertama dimulainya agresi militer terhadap Iran.

Serangan tersebut dilakukan oleh koalisi Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan kompleks sekolah saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Bangunan sekolah dilaporkan dihantam tiga rudal Tomahawk dalam serangan beruntun yang menyebabkan kerusakan besar.

Atap gedung dua lantai yang dihiasi ornamen bunga berwarna merah muda dan daun hijau runtuh menimpa para siswa dan guru yang berada di dalam ruang kelas.

Sedikitnya 168 orang meninggal dunia dalam serangan tersebut, termasuk 26 guru perempuan. Lebih dari 95 orang lainnya mengalami luka-luka. Sebagian besar korban merupakan anak-anak berusia antara tujuh hingga dua belas tahun.

Duka mendalam terlihat dari udara saat 168 mahasiswa korban serangan rudal AS dimakamkan di Minab, 28 Februari 2026. (Foto: Press TV)

Duka mendalam terlihat dari udara saat 168 mahasiswa korban serangan rudal AS dimakamkan di Minab, 28 Februari 2026. (Foto: Press TV)

Tragedi Minab menjadi salah satu peristiwa paling mematikan yang menimpa fasilitas pendidikan selama konflik berlangsung. Peristiwa itu memicu kecaman dari berbagai kalangan serta menjadi perhatian komunitas internasional terkait perlindungan warga sipil dan lembaga pendidikan di wilayah konflik.

Baca juga: Loyalitas kepada Wilayatul Faqih Terwujud dalam Kepatuhan Praktis kepada Pemimpin

Misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa sebelumnya juga mengenang para pelajar yang menjadi korban serangan tersebut serta mengkritik sikap diam sebagian masyarakat internasional terhadap jatuhnya korban anak-anak dalam konflik yang berlangsung.

Penghargaan tersebut menempatkan karya Akhondi di antara foto jurnalistik paling menonjol pada tahun ini. Hasil tersebut juga menambah daftar capaian fotografer Iran dalam berbagai kompetisi fotografi internasional.

Terpilihnya foto tersebut sebagai pemenang kategori News Photography menunjukkan kuatnya daya dokumentasi visual dalam merekam dampak konflik terhadap warga sipil. Di tengah perdebatan politik dan militer yang terus berlangsung, foto karya Morteza Akhondi menjadi salah satu rekaman paling kuat tentang tragedi kemanusiaan yang menimpa anak-anak dan dunia pendidikan di Minab. []

Baca juga: Kisah Pilot Iran Menembus Pertahanan Udara dalam Operasi terhadap Pangkalan AS di Kuwait