Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

150 Ulama Syiah dan Sunni Desak Al-Azhar Bersikap Adil atas Konflik Iran

Published

on

150 Ulama Syiah dan Sunni Desak Al-Azhar Bersikap Adil atas Konflik Iran
Pernyataan Al-Azhar soal serangan Iran menuai respons keras dari 150 ulama dan akademisi hauzah di Iran. (Foto ilustasi Farsnews Agency)

Ahlulbait Indonesia | 27 Mei 2026 — Sebanyak 150 ulama dan pengajar hauzah Syiah serta Sunni di Iran mengirim surat terbuka kepada Al-Azhar dan meminta lembaga tersebut menjaga sikap adil serta tidak terpengaruh tekanan politik dalam menyikapi perang terhadap Republik Islam Iran.

Baca juga: Iran Serang Balik Pernyataan Al-Azhar terkait Konflik dengan Israel

Surat yang dimuat Fars News Agency pada Rabu, 27 Mei 2026, itu merupakan respons atas pernyataan politik Al-Azhar tertanggal 5 Mei 2026 yang mengecam serangan Iran terhadap pangkalan Amerika Serikat di Uni Emirat Arab dan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk agresi.

Dalam surat itu, para ulama Iran menegaskan bahwa Al-Azhar selama ini dikenal sebagai salah satu lembaga keilmuan tertua di dunia Islam yang pada masa kepemimpinan Sheikh Mahmoud Shaltut menampilkan tradisi rasionalitas fikih, keadilan ilmiah, dan perhatian terhadap persatuan umat Islam melalui pengakuan mazhab Ja’fari di samping empat mazhab Sunni.

Menurut mereka, warisan pemikiran tersebut telah membentuk posisi Al-Azhar sebagai rujukan terpercaya di tengah dunia Islam.

“Atas dasar penghormatan historis itu, kami menelaah dengan saksama pernyataan terbaru Al-Azhar yang menggambarkan tindakan defensif Republik Islam Iran dalam menghadapi agresi Zionis-Amerika sebagai bentuk pelanggaran dan kezaliman,” tulis para ulama dalam surat tersebut.

Mereka menilai penyebutan itu tidak sejalan dengan prinsip fikih Islam dan konsep pembelaan diri yang sah menurut syariat.

Surat tersebut juga menyoroti peran sejumlah negara Arab di Teluk Persia yang disebut memberikan pangkalan militer, dukungan logistik, dan fasilitas intelijen kepada Amerika Serikat serta Israel untuk memfasilitasi serangan terhadap Iran.

Baca juga: Ayatullah Fazel Lankarani Kritik Keras Pernyataan Al-Azhar soal Agresi ke Iran

Menurut para penandatangan, mengabaikan sumber agresi dan hanya memusatkan perhatian pada respons pertahanan Iran bertentangan dengan prinsip keadilan dalam Islam.

Para ulama Iran juga membantah tuduhan bahwa Iran menyerang warga sipil dan fasilitas ekonomi di negara-negara Teluk. Mereka menegaskan operasi militer Iran dilakukan secara defensif, terbatas pada periode perang selama 40 hari, dan hanya menyasar pangkalan militer yang digunakan untuk mendukung operasi Amerika Serikat.

Dalam bagian lain surat itu, para penandatangan mempertanyakan sikap diam Al-Azhar terhadap serangan besar-besaran Amerika Serikat yang disebut dilakukan melalui jalur darat, laut, dan udara dengan dukungan sejumlah negara Teluk, khususnya Uni Emirat Arab.

Mereka secara khusus menyinggung tragedi di Kota Minab dan menyebut 168 anak dari Sekolah Shajarat Tayyibah menjadi korban dalam serangan tersebut.

“Apakah Al-Azhar tidak dapat mengirim pesan, mengeluarkan pernyataan, atau mengirim delegasi ke Minab untuk berbagi duka dengan keluarga para korban,” demikian isi surat itu.

Baca juga: Rektor Al-Mustafa Kritik Keras Al-Azhar atas Kecaman Serangan Iran ke Pangkalan AS–Israel

Para ulama menilai adanya standar ganda dalam sikap Al-Azhar berpotensi menimbulkan kesan bahwa lembaga tersebut dipengaruhi tekanan politik dan kecenderungan etnis tertentu sehingga melemahkan posisinya sebagai institusi independen dan pengusung pendekatan takrib atau persatuan mazhab Islam.

Di bagian akhir, para penandatangan mengajak Al-Azhar mengirim delegasi ke Iran untuk melihat langsung dampak serangan Amerika Serikat dan Israel serta memperkuat hubungan ilmiah dengan pusat-pusat studi Islam, khususnya hauzah ilmiah di Qom.

Mereka juga menyatakan kesiapan menggelar dialog bersama di bidang fikih, hukum, dan pemikiran Islam demi memperkuat prinsip keadilan dan persatuan umat Islam. []

Baca juga: Majelis Persatuan Mazhab Kritik Keras Al-Azhar atas Kecaman Serangan Iran ke Pangkalan AS di Teluk