Ikuti Kami Di Medsos

Kegiatan ABI

DPD ABI Samarinda Silaturahmi ke MUI, Perkuat Komunikasi dan Persatuan Umat

Published

on

Silaturahmi DPD ABI Samarinda dan MUI Kota Samarinda memperkuat saling pengertian, ukhuwah, dan hubungan kelembagaan.
Silaturahmi DPD ABI Samarinda dan MUI Kota Samarinda memperkuat saling pengertian, ukhuwah, dan hubungan kelembagaan. (Dok: ABI)

Samarinda, 2 Juli 2026 — Komunikasi yang terbuka dan saling menghormati menjadi fondasi penting dalam merawat persatuan umat Islam. Semangat itulah yang mewarnai silaturahmi Dewan Pimpinan Daerah Ahlulbait Indonesia (DPD ABI) Kota Samarinda dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Samarinda di Kantor MUI Kota Samarinda, Rabu (1/7). Pertemuan tersebut membuka ruang dialog yang lebih erat sekaligus memperkuat komitmen kedua lembaga untuk menjaga kerukunan dan persatuan umat.

Rombongan DPD ABI Kota Samarinda dipimpin Ketua DPD ABI Kota Samarinda, Habib Misbahuddin Alhasani, didampingi jajaran pengurus. Turut hadir Ketua Departemen Kaderisasi DPW Ahlulbait Indonesia Kalimantan Timur, Thamrin. Mengawali pertemuan, Sekretaris DPD ABI Kota Samarinda memperkenalkan kepengurusan periode terbaru sekaligus memaparkan visi organisasi dalam membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai elemen umat Islam dan lembaga keagamaan di Kota Samarinda.

Baca juga: ABI Samarinda Pererat Kemitraan dengan FKUB demi Kerukunan Masyarakat

Rombongan diterima langsung oleh Ketua MUI Kota Samarinda, KH. Muhammad Mundzir, beserta jajaran pengurus MUI. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai jalannya dialog yang berlangsung dalam semangat saling menghormati.

Dalam sambutannya, KH. Muhammad Mundzir menegaskan bahwa MUI Kota Samarinda senantiasa membuka ruang komunikasi dan silaturahmi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan Islam yang berkomitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), persatuan, dan kerukunan umat.

“Kami di MUI selalu menyambut dengan tangan terbuka setiap organisasi kemasyarakatan Islam yang datang, selama tetap berpegang teguh kepada NKRI serta menjaga persatuan dan kesatuan umat. Namun demikian, MUI harus bersikap bijaksana dengan tetap mengikuti ketentuan dan pedoman yang berlaku, sehingga tidak terkesan condong atau memihak kepada salah satu aliran maupun mazhab,” ujar KH. Muhammad Mundzir.

Pernyataan tersebut menjadi titik temu yang mewarnai dialog kedua lembaga. Baik MUI maupun ABI memandang bahwa komunikasi yang terbuka merupakan prasyarat penting untuk memperkuat persatuan sekaligus mencegah lahirnya kesalahpahaman di tengah masyarakat.

DPD ABI Samarinda menjalin silaturahmi dengan MUI Kota Samarinda untuk membuka ruang komunikasi, memperkuat persatuan umat, dan membangun sinergi dalam menjaga kerukunan masyarakat.

DPD ABI Samarinda menjalin silaturahmi dengan MUI Kota Samarinda untuk membuka ruang komunikasi, memperkuat persatuan umat, dan membangun sinergi dalam menjaga kerukunan masyarakat. {Dok. ABI)

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD ABI Kota Samarinda, Habib Misbahuddin Alhasani, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan MUI Kota Samarinda. Menurutnya, silaturahmi tersebut menjadi awal yang baik untuk membangun saling pengertian sekaligus mempererat hubungan antara ABI dan MUI dalam merawat persatuan umat.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama kunjungan tersebut bukan semata-mata menjalin silaturahmi, melainkan membangun kemitraan dengan MUI sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan keharmonisan masyarakat.

Baca juga: Seminar Parenting Muslimah ABI Samarinda Bekali Orang Tua Pola Asuh Sehat

“Kami ingin lebih mendekatkan diri kepada MUI sebagai salah satu lembaga resmi yang menjadi rujukan umat Islam. Harapan kami, ke depan dapat terjalin komunikasi yang semakin baik serta membuka peluang kerja sama dalam berbagai kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkap Habib Misbahuddin.

Habib Misbahuddin menambahkan bahwa persatuan antarsesama umat perlu terus dipelihara melalui komunikasi dan kerja sama yang membawa manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, pada dasarnya seluruh umat Islam adalah bersaudara. Adapun sikap kritis terhadap Amerika Serikat dan Israel didasarkan pada pandangannya bahwa kedua negara tersebut masih melakukan penindasan terhadap rakyat Palestina.

Dialog kemudian berkembang pada berbagai persoalan keumatan, mulai dari pentingnya menjaga kerukunan hingga membangun komunikasi yang sehat di tengah keberagaman umat Islam. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka, hangat, dan penuh semangat persaudaraan.

Silaturahmi tersebut tidak hanya mempererat hubungan antara DPD ABI Kota Samarinda dan MUI Kota Samarinda, tetapi juga memperlihatkan pentingnya dialog sebagai jalan membangun saling pengertian dan memperkokoh persatuan umat. Di tengah keberagaman, komunikasi yang berkelanjutan, sikap saling menghormati, dan kerja sama dalam menghadirkan kemaslahatan menjadi fondasi bersama yang disepakati kedua lembaga.

Pertemuan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama sebagai penanda eratnya komunikasi dan komitmen kedua lembaga untuk terus bersinergi dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan negara. [HMP Samarinda]

Baca juga: Bekam Jadi Bekal, Kader ABI Samarinda Pelajari Terapi Alternatif