Ikuti Kami Di Medsos

Daerah

DPW ABI NTB dan Tuan Guru Kasyful Anwar Perkuat Ukhuwah Melalui Dialog Keislaman

Published

on

Ketua DPW ABI NTB Ahmad Muhajir Al Hinduan bersama rombongan bersilaturahmi dengan Tuan Guru Kasyful Anwar di Kopang, Lombok Tengah, Minggu (14/6/2026).

Lombok, 15 Juni 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ahlulbait Indonesia (ABI) Nusa Tenggara Barat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Tuan Guru Kasyful Anwar di Kopang, Lombok Tengah, Minggu (14/6).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat ruang dialog di antara tokoh-tokoh Sunni dan Syiah di Nusa Tenggara Barat.

Baca juga: DPW ABI NTB Peringati Milad Imam Husain di Sumbawa Barat

Ketua DPW ABI NTB, Ahmad Muhajir Al Hinduan, bersama rombongan tiba di lokasi menjelang waktu Maghrib dan disambut langsung oleh Tuan Guru Kasyful Anwar. Dalam kesempatan itu, tuan rumah juga mengundang sejumlah tokoh agama dan pimpinan pesantren untuk hadir dan berdiskusi bersama.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Maghrib dan Isya berjamaah yang dipimpin Ustaz Hasyim Umar Al Habsyi, kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama yang semakin menghangatkan suasana kebersamaan.

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Tuan Guru Kholil Barazy dari Janapria dan Tuan Guru Nasrun Mahir, Pimpinan Pondok Pesantren Bustanul Waizin Janggawana, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pengurus organisasi keagamaan.

Usai makan malam, para peserta mengikuti dialog yang berlangsung santai, terbuka, dan penuh penghormatan. Dalam perbincangan tersebut, masing-masing pihak saling memperkenalkan diri sekaligus bertukar pandangan mengenai pentingnya menjaga persaudaraan di tengah keberagaman mazhab dan pemahaman keagamaan.

Dalam dialog itu, Tuan Guru Kasyful Anwar menegaskan bahwa perbedaan mazhab tidak seharusnya menjadi penghalang bagi terjalinnya persaudaraan sesama Muslim.

Apapun pemahaman atau mazhabnya, kita bersaudara dalam Islam,” ujarnya.

Baca juga: DPW ABI NTB dan Al Muntazhar Bagikan 200 Paket Daging Qurban di Mataram

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus mengedepankan sikap saling menghormati dan menjaga adab dalam menyikapi perbedaan, tanpa harus mencela keyakinan maupun tradisi yang dianut kelompok lain.

Menanggapi pandangan tersebut, Ustaz Hasyim Umar Al Habsyi menekankan pentingnya membangun komunikasi dan memperluas ruang perjumpaan antarkelompok umat Islam guna menghindari prasangka dan kesalahpahaman.

“Itulah pentingnya saling mengenal agar tidak terjadi kesalahpahaman di antara kita,” katanya.

Para peserta sepakat bahwa keberagaman yang ada di tengah umat Islam semestinya menjadi sarana untuk saling belajar, memahami, dan memperkaya wawasan keislaman, bukan menjadi alasan untuk memperlebar jarak ataupun memicu perpecahan.

Pertemuan tersebut ditutup dengan harapan agar silaturahmi dan dialog semacam ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Para peserta menilai bahwa semakin terbukanya ruang komunikasi dan perjumpaan akan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta memelihara persatuan umat di Nusa Tenggara Barat. []

Baca juga: DPW ABI NTB Gelar Silaturahmi Ormas dan Mahasiswa, Bahas Palestina dan Perkuat Persatuan Umat