Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Usai Iran Ancam Bandara dan Pelabuhannya, UEA Desak ke Meja Perundingan

Published

on

Ancaman Iran terhadap infrastruktur strategis UEA memicu seruan Abu Dhabi untuk segera kembali berunding.
Ancaman Iran terhadap infrastruktur strategis UEA memicu seruan Abu Dhabi untuk segera kembali berunding.

Ahlulbait Indonesia, 19 Juli 2026 – Uni Emirat Arab (UEA) menyerukan penghentian segera eskalasi dan meminta semua pihak kembali ke meja perundingan setelah media Iran melaporkan adanya ancaman terhadap bandara dan pelabuhan UEA apabila Amerika Serikat menyerang infrastruktur Iran.

Menurut laporan Fars News pada Minggu (19/7), Kementerian Luar Negeri UEA menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat serta mendesak seluruh pihak menghindari langkah yang dapat memperburuk krisis dan memperluas ketidakstabilan di kawasan.

Baca juga: Bukti Baru Ungkap Peran UEA dan Kuwait dalam Serangan terhadap Iran

Dalam pernyataannya, UEA meminta semua pihak menahan diri guna mencegah konsekuensi yang lebih luas dan menghindari kawasan terseret ke tingkat kekerasan yang lebih tinggi. Abu Dhabi juga menyerukan penghentian seluruh tindakan permusuhan serta kembali ke jalur diplomasi melalui perundingan.

Pemerintah UEA turut menegaskan pentingnya menjamin kebebasan dan keamanan pelayaran melalui Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur perdagangan energi paling strategis di dunia.

Baca juga: Amerika Beri “Hadiah” kepada UEA atas Kerja Sama dalam Perang Melawan Iran

Seruan tersebut muncul setelah Fars News Agency, mengutip sumber-sumber Iran, melaporkan bahwa bandara Dubai dan Abu Dhabi serta Pelabuhan Fujairah dan Jebel Ali akan menjadi sasaran apabila Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap infrastruktur Iran.

Sebelumnya, seorang pejabat yang disebut sebagai sumber di Angkatan Bersenjata Iran mengatakan kepada Fars News bahwa apabila Amerika Serikat menyerang infrastruktur sipil Iran, otoritas UEA perlu segera mengevakuasi bandara Dubai, Abu Dhabi, serta Pelabuhan Fujairah dan Jebel Ali demi menghindari dampak serangan balasan Iran. []

Baca juga: Hubungan Saudi–UEA Memburuk, Dunia Bisnis Siapkan Skenario Terburuk