Internasional
AS Bombardir Hormozgan, Iran Gempur Fasilitas Militer Amerika di Tiga Negara

Ahlulbait Indonesia, 18 Juli 2026 – Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah Iran pada Sabtu (18/7) dini hari, menandai malam ketujuh berturut-turut operasi militernya. Pada saat yang sama, menurut otoritas Iran, pasukan Iran melancarkan serangkaian operasi balasan terhadap sasaran-sasaran Amerika di kawasan.
Mengutip Kantor Berita Fars, serangan berlangsung sejak sekitar pukul 23.15 hingga menjelang pukul 05.00 waktu setempat dengan sasaran yang tersebar di Provinsi Hormozgan, Bushehr, Khuzestan, dan Yazd. Sejumlah lokasi yang dilaporkan menjadi target meliputi Pulau Hormuz, Pulau Larak, Bandar Abbas, Jask, Sirik, Qeshm, Ahvaz, Choghadak, Omidiyeh, serta sebuah kawasan militer di luar Kota Yazd.
Wakil Gubernur Hormozgan Bidang Politik, Keamanan, dan Sosial melaporkan hingga dini hari sedikitnya tiga orang tewas dan delapan lainnya terluka akibat serangan tersebut.
Pemerintah Provinsi Hormozgan juga menyatakan serangan Amerika turut menyasar sejumlah infrastruktur, termasuk jaringan listrik, fasilitas pompa instalasi penyulingan air di dermaga Desa Bonji, Terowongan Shahid Mirzaei, Jembatan Sungai Shur pada jalur Bandar Abbas–Sirjan, serta dua jembatan di ruas Minab–Rudan. Aparat dan tim penyelamat dikerahkan untuk mengamankan lokasi, menilai tingkat kerusakan, membuka kembali akses transportasi, dan menyiapkan jalur alternatif.
Di tengah gelombang serangan itu, Iran mengklaim berhasil menghancurkan satu unit pesawat nirawak tempur MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat di langit Bushehr menggunakan sistem pertahanan udara Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Iran kemudian mengumumkan rangkaian operasi balasan terhadap pasukan Amerika di kawasan. Menurut klaim militer Iran, empat kapal yang disebut melanggar di Selat Hormuz berhasil dihentikan dalam operasi gabungan rudal dan drone.
Selanjutnya, dalam gelombang ke-17 Operasi Nasr 2, Iran mengklaim menghancurkan depot kapal nirawak Amerika di Bahrain serta menyerang pusat kecerdasan buatan yang disebut digunakan untuk membantu penentuan sasaran operasi militer Amerika dalam perang di kawasan.
Sementara itu, Humas Angkatan Darat Iran menyatakan bahwa pada tahap ke-14 Operasi Sa’eqah, pasukan Iran menyerang gudang amunisi Amerika di Kamp Al-Adiri, markas dan fasilitas logistik di Pangkalan Ali Al Salem, serta beberapa jembatan strategis di Kuwait. Serangan drone juga diklaim menghantam tangki bahan bakar militer Amerika di Pangkalan Al-Azraq, Yordania.
Otoritas Iran menyatakan operasi terhadap pasukan Amerika di kawasan masih terus berlangsung, sebagai respons atas serangan yang menurut mereka kembali menyasar sejumlah wilayah di dalam negeri Iran. []






