Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Kuwait Bantah Terlibat dalam Serangan terhadap Iran

Published

on

Otoritas Kuwait membantah keterlibatan negaranya dalam operasi militer terhadap Iran. (Foto: Fars News Agency)
Otoritas Kuwait membantah keterlibatan negaranya dalam operasi militer terhadap Iran. (Foto: Fars News Agency)

Ahlulbait Indonesia, 26 Juli 2026 – Pemerintah Kuwait membantah laporan yang menyebut negaranya melancarkan atau terlibat dalam operasi militer terhadap Iran, meskipun disebutkan bahwa sebagian besar serangan Amerika Serikat ke wilayah Republik Islam Iran dilakukan dari wilayah Kuwait.

Menurut laporan Fars News, Duta Besar Kuwait untuk Amerika Serikat pada Sabtu (25/7) membantah pemberitaan yang menyatakan negaranya ikut serta dalam serangan militer terhadap Iran.

Baca juga: Citra Satelit Tunjukkan Gudang Amunisi Pasukan Khusus AS di Yordania Remuk

Pejabat Kuwait tersebut menegaskan bahwa negaranya tidak pernah mengizinkan penggunaan wilayah darat maupun ruang udaranya untuk operasi ofensif terhadap negara tetangga mana pun.

Ia juga menegaskan bahwa sikap Kuwait tetap konsisten dalam menyerukan ketenangan, menjaga stabilitas kawasan, serta menghindari keterlibatan dalam konflik militer.

Sebelumnya, The Wall Street Journal melaporkan bahwa Bahrain dan Kuwait, dalam sebuah operasi militer yang disebut sebagai langkah langsung dan langka, melancarkan serangan udara terhadap sejumlah sasaran militer di wilayah Iran.

Baca juga: Satelit NASA Deteksi Kebakaran Besar di Fasilitas Aramco Arab Saudi

Menurut laporan tersebut, serangan menyasar fasilitas penyimpanan drone dan rudal Iran. Jika benar, aksi itu akan menjadi pertama kalinya kedua negara Teluk tersebut melakukan serangan langsung terhadap Iran.

Laporan yang sama juga menyebut bahwa Uni Emirat Arab memberikan dukungan berupa informasi intelijen dan perlindungan udara dalam operasi tersebut. []

Baca juga: Trump Ancam Uni Eropa: Amerika Serikat Bukan Celengan Eropa