Internasional
Iran Kendalikan Selat Hormuz dan Peringatkan Kapal Pelanggar

Media ABI, 27 Oktober 2026 – Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Abdollahi, menyatakan bahwa pasukan laut dan darat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menguasai sepenuhnya pesisir Teluk Persia, pulau-pulau, dan Selat Hormuz. Setiap pergerakan di kawasan tersebut, menurutnya, berada dalam pengawasan ketat.
Baca juga: Jaringan Intelijen Ansarullah Hantui Saudi, Ancaman Menjangkau Riyadh
Kantor Berita Mehr melaporkan pada Selasa (27/10/2026) bahwa Abdollahi menyampaikan terima kasih kepada para prajurit Angkatan Darat, IRGC, dan Basij atas perjuangan serta pengorbanan mereka. Ia menegaskan bahwa, bertentangan dengan pernyataan para pemimpin Amerika Serikat mengenai keterbukaan dan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz, jalur perairan strategis tersebut sepenuhnya tertutup dan berada di bawah kendali serta pengawasan Angkatan Laut IRGC.
Dalam kunjungannya ke kawasan pesisir Laut Oman, Abdollahi menyatakan bahwa pasukan laut dan darat Angkatan Darat Iran berada dalam kondisi siap tempur dengan semangat tinggi. Ia mengatakan, pasukan mengawasi perairan terbuka dan kawasan pesisir Laut Oman serta memantau pergerakan musuh. Menurutnya, kapal yang tidak mematuhi ketentuan yang berlaku tidak akan dibiarkan melintas begitu saja.
Dalam pertemuannya dengan para komandan Angkatan Laut IRGC dan Angkatan Laut Angkatan Darat, Abdollahi menegaskan bahwa pesisir Teluk Persia, pulau-pulau, kawasan Laut Oman, serta kedua sisi Selat Hormuz berada dalam kendali angkatan bersenjata Iran yang memiliki kemampuan tinggi.
Baca juga: Al Jazeera Soroti Negeri-Negeri yang Gemar Mendikte Dunia Diuji Rakyatnya Sendiri
Ia juga memperingatkan bahwa tidak ada kapal yang dapat melintasi Selat Hormuz di luar ketentuan yang ditetapkan Iran. Kapal yang berupaya menggunakan jalur di luar koridor atau aturan pelayaran yang ditentukan, ujarnya, akan menghadapi risiko keamanan dan berpotensi mengalami kerusakan serius.
Abdollahi menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran kini lebih siap dibandingkan sebelumnya, didukung perlengkapan baru dan lebih canggih. Ia menegaskan bahwa Iran akan menghadapi setiap tindakan permusuhan atau agresi musuh dengan intensitas yang lebih besar. []
Baca juga: Pentagon Siapkan Pangkalan Militer Hadapi Gangguan Rantai Pasok






