Internasional
CNN: Demokrat Berpeluang Rebut Kendali DPR dan Senat AS

Media ABI, 1 November 2026 – Partai Demokrat berpeluang merebut kendali DPR dan Senat Amerika Serikat dalam pemilihan sela Kongres pada 3 November. Proyeksi terbaru CNN menempatkan partai tersebut di atas Partai Republik yang berafiliasi dengan Presiden Donald Trump di kedua kamar legislatif.
Baca juga:
- Senator AS: Washington Tak Mampu Melindungi Pasukannya dari Serangan Iran
- Ayatullah Mojtaba Khamenei Peringatkan AS dan Israel
- Araghchi: Iran Siap Hadapi Perang Baru
Kantor Berita Farsnews pada Minggu (1/11/2026), mengutip proyeksi CNN yang memperkirakan Demokrat akan meraih 237 kursi di DPR, sementara Republik memperoleh 198 kursi.
Di Senat, Demokrat diproyeksikan mengamankan 52 kursi, berbanding 48 kursi untuk Republik. Jika perkiraan itu terwujud, kubu Trump akan kehilangan kendali atas kedua kamar Kongres.
Dalam beberapa pekan terakhir, Trump turun langsung ke sejumlah kampanye untuk menggalang dukungan dan mendorong para pendukungnya menggunakan hak pilih bagi kandidat Partai Republik.
Pemungutan suara nasional dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11). Meski demikian, proses pemilihan telah berlangsung lebih awal. Lebih dari 50 juta pemilih dilaporkan telah memberikan suara melalui pos.
Di tengah persaingan tersebut, perang terhadap Iran dan dampak ekonominya, termasuk kenaikan harga bahan bakar di Amerika Serikat, turut menjadi sorotan. Sejumlah media Amerika menilai dampak konflik tersebut ikut menekan elektabilitas Partai Republik dan menjadi salah satu faktor utama di balik potensi kekalahan mereka dalam perebutan kursi Kongres. []
Baca juga: Yaman Siap Berunding Langsung dengan Arab Saudi melalui Mediasi Mesir



![Patrick Wintour menyoroti konsekuensi perang terhadap Iran bagi ekonomi global, hubungan transatlantik, dan tatanan keamanan internasional. [Morteza Nikoubazl/NurPhoto/Shutterstock]](https://i0.wp.com/ahlulbaitindonesia.or.id/wp-content/uploads/2026/10/Tump.png?resize=80%2C80&ssl=1)



