Internasional
AS Seret China dalam Konflik dengan Iran

Media ABI, 12 September 2026 – Amerika Serikat mengaitkan China dengan serangan rudal Iran ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania pada Juli lalu yang menewaskan tiga tentara Amerika. Sejumlah pejabat AS mengatakan Iran menerima gambar satelit beresolusi tinggi mengenai pangkalan tersebut dari pihak China sebelum serangan dilakukan.
Baca juga: Trump Bantu Saudi Hadapi Yaman
Wall Street Journal melaporkan informasi itu pada Jumat (11/9/26) dengan mengutip pejabat Amerika, sebagaimana diberitakan Al Jazeera dan Mehr News Agency pada Sabtu (12/9/26).
Gambar satelit tersebut disebut diterima Iran sebelum serangan rudal ke pangkalan yang menjadi tempat penempatan pasukan Amerika di Yordania. Washington kemudian menghubungkan keberadaan gambar itu dengan serangan yang menewaskan tiga personel militernya.
Pejabat Amerika yang dikutip Wall Street Journal menyebut temuan tersebut sebagai bukti paling jelas sejauh ini mengenai dampak dukungan perusahaan-perusahaan China terhadap Iran selama perang.
Namun, tidak ada pejabat Amerika yang menyatakan pemerintah China terlibat langsung dalam serangan tersebut. Beijing juga berulang kali membantah upaya mengaitkannya dengan konflik Iran dan Amerika Serikat.
Baca juga: Teknisi Iran Bersiap Membedah “Jeroan” Kapal Selam Nirawak AS
Kementerian Luar Negeri China sebelumnya menyatakan bahwa sejumlah pihak berusaha menyeret Beijing ke dalam konflik. Dengan tudingan terbaru Washington, isu dukungan China terhadap Iran kembali masuk ke dalam ketegangan hubungan kedua negara.
Laporan itu muncul menjelang pertemuan yang direncanakan antara Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada 24 September. Persoalan hubungan China dengan Iran pun berpotensi menjadi salah satu isu yang dibawa ke meja pertemuan kedua pemimpin tersebut. []
Baca juga: Trump Sesumbar Serangan AS Tutup Peluang Iran Dapatkan Senjata Nuklir







