Internasional
Iran Kini Sasar Jalur Logistik Udara AS, Pertahanan Pangkalan Mulai Tertekan

Media ABI, 12 September 2026 – Amerika Serikat memindahkan sejumlah pesawat dan sistem pertahanan udaranya ke pangkalan Al-Kharj di Arab Saudi dan Al-Azraq di Yordania setelah pangkalan-pangkalan yang lebih dekat dengan Iran semakin rentan diserang. Namun, perpindahan tersebut membuat jaringan pendukung operasi udara Amerika menghadapi persoalan baru.
Baca juga: Trump Bantu Saudi Hadapi Yaman
Menurut laporan Fars News Agency pada Sabtu (12/9/26), serangan awal Iran terhadap pangkalan Amerika di Qatar, Kuwait dan kawasan timur Arab Saudi mendorong Washington mengubah penempatan aset militernya. Peralatan udara dan pertahanan dipindahkan lebih jauh ke wilayah gurun untuk mengurangi risiko serangan sekaligus memberi waktu lebih panjang dalam menghadapi rudal Iran.
Al-Kharj dan Al-Azraq kemudian menjadi dua titik penting bagi operasi udara Amerika. Berbagai sistem pertahanan udara ditempatkan di sekitar pangkalan tersebut, sementara pesawat pengintai berawak dan tanpa awak digunakan untuk mendeteksi ancaman dari wilayah Iran.
Serangan langsung terhadap pangkalan pun menjadi semakin sulit. Iran kemudian mengalihkan perhatian pada jaringan yang menopang operasi udara Amerika, terutama rantai pasokan bahan bakar yang dibutuhkan pesawat tempur dan pesawat peringatan dini untuk menjalankan misi dari kedua pangkalan tersebut.
Fars melaporkan Iran kemudian melakukan operasi gabungan terhadap sejumlah unsur pendukung tersebut. Dalam serangkaian serangan, tujuh pesawat tanker militer dilaporkan mengalami kerusakan serius dan dua di antaranya disebut hancur.
Baca juga: AS Akui Markas Armada Kelima di Bahrain Dihancurkan Iran
Sistem pertahanan rudal THAAD juga dilaporkan terkena serangan dan mengalami kerusakan berat. Sebuah pesawat peringatan dini udara atau AWACS turut menjadi sasaran dan disebut jatuh.
Pusat perawatan dan pengendalian yang berkaitan dengan operasi pengisian bahan bakar juga dilaporkan mengalami kerusakan berat. Sejumlah bangunan yang digunakan untuk menampung personel Amerika di sekitar pangkalan turut terkena serangan.
Perubahan sasaran tersebut menunjukkan bagaimana Iran menghadapi jaringan pangkalan Amerika yang diperkuat dengan pertahanan berlapis. Ketika serangan langsung semakin sulit dilakukan, jalur pendukung yang menjaga keberlangsungan operasi udara menjadi sasaran berikutnya. []
Baca juga: Penangkapan Kapal Selam Nirawak di Hormuz, Pesan Penting Buat Amerika

