Internasional
20 Tahun, IRGC Kembangkan Rudal Anti Kapal Induk AS

Media ABI, 12 September 2026 – Iran telah mengembangkan rudal yang ditujukan untuk menghantam kapal induk Amerika Serikat sejak lebih dari 20 tahun lalu. Sekretaris Jenderal Jebhe Paydari atau Front Stabilitas Revolusi Islam, Shadiq Mahsuli, mengatakan proyek tersebut dikerjakan Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC dan telah mencapai hasil penting dalam pengujian sejak lebih dari satu dekade lalu.
Baca juga: Iran Kini Sasar Jalur Logistik Udara AS, Pertahanan Pangkalan Mulai Tertekan
Mahsuli menyampaikan hal itu dalam program Miz-e Ahzab yang dilaporkan Fars News Agency pada Sabtu malam (12/9/26), ketika membahas perkembangan persenjataan baru oleh angkatan bersenjata Iran.
Menurut Mahsuli, pengembangan rudal untuk menghantam kapal induk Amerika dimulai lebih dari dua dekade lalu oleh Pasukan Dirgantara IRGC.
“Pembuatan rudal yang mampu menghantam kapal induk Amerika mungkin telah dimulai lebih dari 20 tahun lalu oleh saudara-saudara kita di Pasukan Dirgantara IRGC. Mereka telah melakukan pekerjaan yang sangat besar,” kata Mahsuli.
Dia mengatakan hasil pengujian mulai terlihat lebih dari 10 tahun lalu. Dalam pengujian terakhir pada masa itu, tingkat keberhasilan rudal disebut mencapai sekitar 80 hingga 90 persen.
“Sudah cukup lama, mungkin lebih dari 10 tahun, saudara-saudara kita sampai pada kesimpulan itu. Dalam pengujian terakhir yang berhasil pada masa tersebut, mereka memperoleh hasil sekitar 80 hingga 90 persen untuk rudal yang dapat menghantam kapal,” ujarnya.
Baca juga: Mengapa Kemenangan Ansarullah di Pesisir Barat Yaman Strategis?
Pengembangan terus berlanjut setelah pengujian tersebut. Mahsuli mengatakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat kemampuan Pasukan Dirgantara IRGC semakin berkembang.
Menurut dia, rudal yang dimiliki Iran kini dapat digunakan untuk menghantam kapal induk Amerika dengan kemampuan serangan presisi.
“Selama bertahun-tahun setelah itu, mereka berkembang begitu pesat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga sekarang mereka dapat menggunakan rudal yang dimiliki untuk menghantam kapal induk Amerika dengan kemampuan serangan presisi,” kata Mahsuli.
Mahsuli menyebut perkembangan tersebut sebagai kebanggaan bagi rakyat Iran dan salah satu capaian penting dalam sejarah Republik Islam.
Pernyataan itu disampaikan saat Mahsuli membahas perkembangan persenjataan baru dan kemampuan Pasukan Dirgantara IRGC dalam menghadapi kekuatan militer Amerika Serikat. []
Baca juga: Iran Pegang Kendali Penuh Hormuz, Peringatkan Saudi dan Jepang







