Ikuti Kami Di Medsos

Daerah

Muslimah ABI Jatim Bahas Kolaborasi Perempuan dan Keluarga dengan DP3AK

Published

on

Muslimah ABI Jawa Timur dan jajaran DP3AK Jawa Timur foto bersama pada Jumat (22/5). (Dok. ABI)

Surabaya, 24 Mei 2026 — Pimpinan Wilayah Muslimah Ahlulbait Indonesia (Pimwil Muslimah ABI) Jawa Timur melaksanakan silaturahmi dan audiensi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Jawa Timur pada Jumat, 22 Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi dalam program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan penguatan ketahanan keluarga.

Baca juga: Muslimah ABI Jatim Kembali Laporkan Keberadaan Ormas ke Bakesbangpol

Delegasi Muslimah ABI Jawa Timur yang hadir di antaranya Ketua Pimwil Muslimah ABI Jawa Timur, Aminah Yahya, dr. Hadijah dari bidang sosial, ekonomi, budaya, dan hukum beserta wakilnya Zainab Azzahra, Fatimah Bafagih dari bidang humas, serta Zahro Maulida dari bidang Perempuan, Anak, dan Keluarga (Perak). Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak juga saling menyerahkan plakat sebagai bentuk penghormatan dan penguatan hubungan kelembagaan.

Kepala Dinas DP3AK Jawa Timur, Dra. Sufi Agustini, M.Si., memperkenalkan bidang-bidang yang berada di bawah naungannya. Masing-masing kepala bidang turut memaparkan program kerja yang telah dijalankan, terutama program pendampingan bagi perempuan penyintas kekerasan dalam rumah tangga dan perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga akibat berbagai kondisi, seperti perceraian, suami meninggal dunia, sakit, atau penghasilan keluarga yang tidak mencukupi.

Muslimah ABI Jawa Timur membahas peluang kolaborasi dengan DP3AK dalam program perempuan dan ketahanan keluarga. (Dok. ABI)

Muslimah ABI Jawa Timur membahas peluang kolaborasi dengan DP3AK dalam program perempuan dan ketahanan keluarga. (Dok. ABI)

Baca juga: Muslimah ABI Jawa Timur Pererat Sinergi dengan BKOW Provinsi Jawa Timur

DP3AK Jawa Timur menjelaskan bahwa para perempuan tersebut mendapatkan pelatihan keterampilan sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi agar mampu mandiri. Selain itu, dijelaskan pula mekanisme penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk keberadaan Rumah Aman sebagai tempat penampungan sementara bagi korban kekerasan dengan masa pendampingan maksimal 14 hari.

Pada sesi berikutnya, Ustadzah Aminah Yahya memaparkan sejumlah program Muslimah ABI Jawa Timur yang berkaitan dengan pembinaan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan penguatan masyarakat. Ia juga menyampaikan harapan agar Muslimah ABI dapat berkontribusi dan berkolaborasi bersama DP3AK Jawa Timur dalam bidang perempuan, anak, dan keluarga.

Baca juga: DPW dan Muslimah ABI Jatim Gelar Sekolah Advokasi IV

Menanggapi hal tersebut, pihak DP3AK Jawa Timur membuka peluang kerja sama dengan mengundang Muslimah ABI Jawa Timur untuk mengikuti webinar rutin yang diselenggarakan setiap hari Senin pukul 10.00–12.00 WIB dengan tema yang berbeda setiap pekannya. Selain itu, DP3AK Jawa Timur juga menyatakan kesiapan untuk menjadi narasumber apabila Muslimah ABI Jawa Timur menyelenggarakan webinar atau kegiatan bertema keluarga dan pemberdayaan perempuan.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua pihak berharap silaturahmi ini menjadi awal terjalinnya kerja sama yang lebih luas dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi perempuan, anak, dan ketahanan keluarga di Jawa Timur. [Muslimah ABI]

Baca juga: Muslimah ABI Pasuruan Sosialisasikan Tata Kelola Madrasah Diniyah di Ponpes Bahrul Ulum