Nasional
Tautan Berita Protes Konser Andrea Bocelli di Situs MUI Tak Lagi Mengarah ke Halaman Artikel

Jakarta, 30 Oktober 2026 — Tautan berita mengenai protes terhadap kehadiran penyanyi Andrea Bocelli yang diterbitkan di situs resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Kamis (29/10/2026) kini tidak lagi mengarah ke halaman artikel, melainkan ke halaman utama situs tersebut. Meski judul dan tautannya masih muncul dalam hasil pencarian Google, isi pemberitaan tidak lagi dapat diakses melalui tautan aslinya.
Baca juga: Didesak Keluar dari BoP, Indonesia Tegaskan Alasan Pertahankan Keterlibatan
Berita berjudul “Ketua MUI Ajak Warga Pasang Bendera Setengah Tiang, Tanda Protes Kehadiran Andrea Bocelli” itu sebelumnya dipublikasikan melalui situs resmi MUI. Saat tautan publikasinya dibuka, pengunjung diarahkan ke laman utama, bukan ke halaman berita yang dimaksud.
Perubahan akses tersebut berlangsung di tengah dinamika penyelenggaraan konser musisi internasional di Indonesia. Sebelumnya, konser penyanyi gospel asal Amerika Serikat, Israel Houghton, bersama grup musiknya, Israel & New Breed, yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 24 Oktober 2026, batal diselenggarakan setelah pemerintah tidak memberikan izin.
Baca juga: Pemerintah Tak Beri Izin Konser Israel Houghton di Jakarta
Konser bertajuk Til The Whole World Knows Tour 2026 itu semula direncanakan berlangsung di Grha Pengharapan, Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan keputusan tersebut diambil setelah koordinasi dengan sejumlah kementerian, lembaga, dan badan terkait, dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan sensitivitas politik.
Hingga berita ini ditulis, penyebab tautan berita mengenai protes terhadap konser Andrea Bocelli tersebut tidak lagi mengarah ke halaman artikel belum diketahui. []
Baca juga: Kapolri Baru Dihadapkan pada Tuntutan Reformasi Polri yang Belum Tuntas







