Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Serangan Iran Meluas, Ledakan Guncang Kuwait, Bahrain, dan Erbil

Published

on

Sistem pertahanan udara diaktifkan di sejumlah negara kawasan setelah serangan rudal dan pesawat nirawak Iran memicu laporan ledakan di Kuwait, Bahrain, dan Erbil, Irak.
Sistem pertahanan udara diaktifkan di sejumlah negara kawasan setelah serangan rudal dan pesawat nirawak Iran memicu laporan ledakan di Kuwait, Bahrain, dan Erbil, Irak.

Media ABI, 2 September 2026 — Ledakan terdengar di Kuwait, Bahrain, dan Erbil, Irak, pada Rabu (2/9/2026), ketika serangan rudal dan pesawat nirawak Iran meluas ke sejumlah wilayah di kawasan.

Kantor Berita Tasnim menyebut serangan tersebut merupakan bagian dari operasi pasukan bersenjata Iran sebagai respons atas serangan Amerika Serikat terhadap Iran. Setelah Yordania, posisi dan aset militer Amerika Serikat di Kuwait, Bahrain, dan Erbil juga menjadi sasaran.

Baca juga: Rudal Iran Hantam Hanggar Drone AS di Yordania, Sejumlah Pilot Tewas

Militer Kuwait mengumumkan telah mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk menghadapi serangan pesawat nirawak Iran. Sejumlah sumber Arab pada saat yang sama melaporkan suara beberapa ledakan terdengar di wilayah Kuwait.

Bandara Internasional Kuwait menghentikan seluruh penerbangan menyusul perkembangan tersebut.

Di Bahrain, sejumlah sumber Arab juga melaporkan beberapa ledakan terjadi setelah serangan Iran.

Sistem pertahanan udara di Erbil, Irak, turut diaktifkan ketika beberapa ledakan terdengar di kota tersebut. Sejumlah sumber menyebut ledakan terjadi di sekitar Konsulat Amerika Serikat.

Tasnim juga melaporkan serangan pesawat nirawak menyasar sebuah markas kelompok separatis di Kurdistan Irak. []

Baca juga: Ehud Barak: Netanyahu Seperti “Hewan Terluka yang Terjebak”