Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Senator AS Peringatkan Trump: Perang dengan Iran Berpotensi Jadi Perang Tanpa Akhir

Published

on

Senator Amerika Serikat dari Maryland, Chris Van Hollen, memperingatkan Presiden Donald Trump bahwa perang dengan Iran berisiko menjadi konflik berkepanjangan dan mendesak agar perang yang disebutnya ilegal itu segera diakhiri.
Senator Amerika Serikat dari Maryland, Chris Van Hollen, memperingatkan Presiden Donald Trump bahwa perang dengan Iran berisiko menjadi konflik berkepanjangan dan mendesak agar perang yang disebutnya ilegal itu segera diakhiri.

Media ABI, 25 Oktober 2026 – Senator Amerika Serikat dari Negara Bagian Maryland, Chris Van Hollen, memperingatkan Presiden Donald Trump bahwa perang dengan Iran berisiko berubah menjadi konflik berkepanjangan. Ia mendesak agar perang yang disebutnya ilegal itu segera diakhiri, di tengah spekulasi mengenai kemungkinan serangan baru Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Baca juga: Al Jazeera Soroti Gelombang Demonstrasi di Eropa: Negeri-Negeri yang Gemar Mendikte Dunia Diuji Rakyatnya Sendiri

Van Hollen merespons pemberitaan The New York Times mengenai persiapan Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk kembali melancarkan serangan terhadap Iran.

Melalui platform X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, pada Sabtu (24/10), Van Hollen memperingatkan, “Perang ilegal Trump dengan Iran sedang berubah menjadi perang tanpa akhir kita berikutnya.”

Dalam pernyataan yang juga dikutip GTV News HD pada 25 Oktober 2026, Van Hollen menilai Trump dan Partai Republik telah terjebak dalam anggapan bahwa serangan berikutnya atau satu lagi gelombang pemboman pada akhirnya akan membawa kemenangan, meskipun perang telah berlangsung selama delapan bulan.

Peringatan tersebut muncul setelah The New York Times pada 21 Oktober melaporkan bahwa militer Amerika Serikat dan Israel telah menyusun rencana terperinci untuk melancarkan kembali serangan terhadap Iran setelah pemilihan paruh waktu AS pada 3 November mendatang. Laporan yang mengutip pejabat AS dan sejumlah pihak yang mengetahui pembahasan tersebut menyebutkan bahwa kedua negara meningkatkan latihan militer sebagai persiapan menghadapi kemungkinan operasi baru.

Baca juga: IRGC Peringatkan: Perang Apokaliptik Dapat Menentukan Nasib Kawasan

Menurut laporan The New York Times, operasi potensial itu dirancang sebagai kampanye serangan singkat tetapi intensif. Sasaran yang dipertimbangkan meliputi infrastruktur energi, fasilitas nuklir, serta persenjataan rudal dan drone Iran.

Laporan tersebut juga menekankan bahwa rencana itu belum berarti keputusan final untuk melancarkan serangan. Presiden Trump masih memiliki kemungkinan untuk tidak mengotorisasi operasi militer baru.

Menolak kemungkinan agresi baru terhadap Iran, senator Partai Demokrat tersebut mengingatkan pengalaman perang Amerika Serikat sebelumnya.

“Dari Vietnam hingga Irak, kita tahu bagaimana perang ini akan berakhir. Perang ini harus diakhiri sekarang juga,” tegas Van Hollen.

Pernyataan Van Hollen menyoroti risiko konflik berkepanjangan sekaligus mempertanyakan pendekatan militer yang mengandalkan serangan berulang untuk mencapai kemenangan. []

Baca juga: Politico: Negara-Negara Berupaya Kurangi Ketergantungan pada AS