Internasional
Militer Iran Nilai Blokade Maritim sebagai Perluasan Perang

Ahlulbait Indonesia, 28 Juli 2026 – Markas Pusat Khatam al-Anbiya menyatakan bahwa setiap upaya memblokade Iran akan dipandang sebagai perluasan perang. Militer Iran juga memperingatkan bahwa setiap ancaman maupun aksi permusuhan dari Amerika Serikat akan direspons secara tegas.
Menurut laporan Mehr News Agency pada Selasa (28/7/2026), peringatan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi Markas Pusat Khatam al-Anbiya di tengah meningkatnya aktivitas militer Amerika Serikat di sekitar perairan Iran.
Baca juga: Citra Satelit Rekam Kehancuran Pangkalan AS di Yordania
Dalam pernyataannya, markas itu menegaskan bahwa Amerika Serikat selama tiga hari terakhir mengancam kapal-kapal niaga dan kapal tanker Iran yang beroperasi di perairan pesisir maupun wilayah teritorial Republik Islam Iran sebagai bagian dari upaya menerapkan blokade maritim yang dinilai ilegal. Langkah tersebut disebut sebagai kelanjutan dari kebijakan Washington yang memperburuk instabilitas di kawasan.
Markas Khatam al-Anbiya menegaskan, setiap upaya memblokade Iran akan diperlakukan sebagai tindakan yang memperluas perang.
“Sebagaimana telah dibuktikan oleh Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran di medan operasi, setiap ancaman dan aksi permusuhan yang dilakukan oleh militer teroris Amerika Serikat tidak akan dibiarkan tanpa balasan,” demikian bunyi pernyataan tersebut. []
Baca juga: The Atlantic: Trump Kehabisan Waktu Membuka Selat Hormuz







