Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Dewan Ahli Dukung Seruan Pemimpin Revolusi untuk Membalas Gugurnya Para Syuhada

Published

on

Dewan Ahli Iran mendukung pesan Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei tentang pembalasan atas gugurnya para syuhada.
Dewan Ahli Iran mendukung pesan Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei tentang pembalasan atas gugurnya para syuhada. (Foto: Press TV)

Ahlulbait Indonesia, 14 Juli 2026 — Dewan Ahli Iran (Majelis Khubregan) menyatakan dukungan penuh terhadap pesan terbaru Pemimpin Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei, yang menegaskan pembalasan atas gugurnya Ayatullah Sayyid Ali Khamenei dan seluruh syuhada dalam agresi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Menurut laporan Press TV pada Selasa, Dewan Ahli dalam pernyataan yang dirilis Senin (13/7) menyebut pesan Ayatullah Mojtaba Khamenei mencerminkan eratnya hubungan bangsa Iran dengan ajaran Al-Qur’an dan Ahlul Bait Nabi Muhammad SAW. Lembaga itu juga menilai pesan tersebut kembali menegaskan bahwa diskursus Revolusi Islam tetap berakar pada mazhab para Imam Maksum dan terus hidup melalui ajaran-ajaran autentiknya.

Baca juga: Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei: Kami Berikrar Menuntut Pembalasan terhadap Para Penjahat

Dewan Ahli menambahkan, pesan yang disampaikan seusai prosesi pemakaman akbar Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menegaskan bahwa Iran akan terus menempuh jalan kemuliaan, kemerdekaan, dan perlawanan di bawah kepemimpinan baru. Menurut mereka, pesan tersebut berpijak pada diskursus keagamaan yang mendalam mengenai kewajiban mengejar dan menghukum para pelaku pembunuhan, serta melakukan pembalasan atas darah Ayatullah Sayyid Ali Khamenei dan para syuhada lain yang gugur dalam agresi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Dalam pesannya pada 9 Juli, Ayatullah Mojtaba Khamenei menegaskan bahwa pelaksanaan pembalasan tidak bergantung pada satu sosok maupun satu generasi kepemimpinan.

“Dan dalam waktu yang tidak lama lagi, orang-orang merdeka di berbagai penjuru dunia, masing-masing akan menunaikan bagian mereka dari misi Ilahi ini.”

Dalam pesan yang sama, beliau melanjutkan, “Pembalasan ini adalah kehendak bangsa kami, dan pasti harus terlaksana. Para pelaku kejahatan ini, yang daftar nama mereka, dari tingkat paling atas hingga tingkat paling bawah, telah tersedia, akan membawa impian mereka ke liang kubur untuk memperoleh kematian yang tenang di atas ranjang. Mereka harus mengetahui bahwa terlaksananya perkara ini tidak bergantung pada keberadaan saya ataupun para pejabat lainnya. Ada ataupun tiadanya kami, perkara ini akan terwujud.”

Penegasan tersebut mengingatkan pada fatwa Imam Ruhullah Khomeini terhadap Salman Rushdie yang dikeluarkan pada 1989. Seperti fatwa tersebut, Ayatullah Mojtaba Khamenei menekankan bahwa pelaksanaan pembalasan tidak bergantung pada keberadaan seorang pemimpin, melainkan dipandang sebagai kewajiban yang tetap berlaku hingga terlaksana.

Baca juga: Serangan Saudi ke Bandara Sana’a, Gagal Hentikan Misi Kemanusiaan Iran

Sebelumnya, Ayatullah Mojtaba Khamenei juga menyampaikan apresiasi atas besarnya partisipasi masyarakat dalam prosesi pemakaman Ayatullah Sayyid Ali Khamenei. Dalam pesannya, beliau menyebut kehadiran jutaan pelayat sebagai peristiwa yang “bersejarah, mematahkan harapan musuh, dan luar biasa”, seraya menegaskan bahwa pembalasan terhadap para pelaku pembunuhan Ayatullah Sayyid Ali Khamenei dan seluruh syuhada merupakan sebuah kepastian.

Dewan Ahli merupakan lembaga konstitusional beranggotakan 88 ulama yang bertugas memilih dan mengawasi Pemimpin Revolusi Islam Iran. Lembaga tersebut menetapkan Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Revolusi yang baru pada awal Maret 2026, beberapa hari setelah Ayatullah Sayyid Ali Khamenei gugur dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan kantornya di Teheran. []

Baca juga: Angkatan Bersenjata Yaman Serang Bandara Abha, Balas Serangan Saudi ke Bandara Sanaa