Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

AS Serang Bandara Semnan, Pertahanan Udara Iran Aktif di Sejumlah Wilayah

Published

on

Pertahanan Udara Iran Aktif di Sejumlah Wilayah.

Ahlulbait Indonesia, 16 Juli 2026 — Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Iran pada Kamis (16/7) dini hari. Salah satu sasaran serangan dilaporkan berada di sebagian area Bandara Semnan, sementara sistem pertahanan udara Iran diaktifkan di sejumlah wilayah menyusul perkembangan situasi keamanan.

Menurut laporan Farsnews Agency, warga di beberapa kawasan Kota Semnan mendengar suara ledakan pada dini hari. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Krisis Akibat Perang Provinsi Semnan, Mahmoud Qodrati, menyatakan bahwa sebagian area Bandara Semnan menjadi sasaran serangan udara yang dilancarkan oleh “musuh Amerika–Zionis”.

Baca juga: Pete Hegseth Ultimatum Irak: Pilih Iran atau Amerika Serikat

Qodrati menjelaskan bahwa personel Bulan Sabit Merah, layanan medis darurat, pemadam kebakaran, serta berbagai instansi penanggulangan bencana segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan pascaserangan.

Ia menegaskan bahwa serangan tersebut tidak menyasar kawasan permukiman. Menurutnya, tidak ada kota maupun desa berpenduduk di Provinsi Semnan yang menjadi target serangan pada malam itu. Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi maupun rumor yang, menurutnya, disebarkan media-media musuh.

Di Provinsi Lorestan, warga Kota Khorramabad juga melaporkan mendengar dua kali suara ledakan pada dini hari. Berdasarkan keterangan sumber-sumber lokal yang dikutip Fars, suara tersebut bukan berasal dari serangan musuh, melainkan dari peluncuran rudal Iran yang diarahkan ke posisi-posisi lawan.

Sementara itu, Tasnimnews melaporkan suara ledakan juga terdengar di kawasan Parchin dan Pakdasht, Provinsi Teheran. Hingga berita ini disusun, otoritas setempat belum mengumumkan lokasi pasti maupun penyebab ledakan tersebut.

Laporan yang sama juga menyebutkan adanya aktivasi sistem pertahanan udara di sejumlah titik di Teheran, termasuk wilayah timur dan barat ibu kota. Pihak berwenang menyatakan hasil evaluasi awal akan diumumkan setelah proses penilaian lapangan selesai dilakukan. []

Baca juga: CENTCOM Bantah Serangan terhadap Gudang Gandum, Akui Serang Sejumlah Target di Iran