Internasional
Esmaeil Baqaei: Iran Tak Bisa Dipecah oleh Kata-Kata maupun Garis Geografi

Ahlulbait Indonesia, 16 Juli 2026 — Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan bahwa Iran merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, baik melalui pembagian geografis maupun penggunaan istilah-istilah yang memecah belah.
Menurut laporan Mehrnews Agency pada Kamis (16/7/2026), melalui unggahan di media sosial, Baqaei mengkritik penggunaan istilah “Iran Selatan” yang menurutnya sengaja digunakan untuk membentuk persepsi bahwa Iran merupakan wilayah yang dapat didefinisikan berdasarkan pembagian geografis.
Baca juga: Arab Saudi Bertaruh pada Laut Merah untuk Keluar dari Jerat Selat Hormuz
“Mereka yang dengan sengaja menggunakan istilah ‘Iran Selatan’ berupaya membangun gambaran di benak publik tentang sebuah negeri yang didefinisikan berdasarkan arah geografisnya. Iran tidak dapat dipisahkan dengan penggaris geografi, dan tidak dapat dipecah-belah hanya dengan kata-kata,” tulisnya.
Baqaei menegaskan bahwa Iran merupakan satu kesatuan yang utuh.
“Iran bukanlah utara atau selatan, bukan pula timur ataupun barat. Iran adalah satu tubuh, satu jiwa yang saling terhubung. Dari puncak pegunungannya hingga kedalaman lautnya, dari pesisirnya yang disinari matahari hingga keheningan gurunnya, setiap jengkal tanah ini adalah Iran,” ujarnya.
Ia menambahkan, Iran adalah negeri dengan sejarah panjang yang tetap bertahan menghadapi berbagai ujian sepanjang zaman.
“Negeri ini adalah jantung seluas sejarah; jantung yang telah berdenyut selama ribuan tahun, terluka, bergemuruh, tetapi tak pernah berhenti berdetak. Bagi setiap warga Iran, seluruh penjuru negeri ini adalah bagian dari satu jantung yang dipenuhi cinta kepada tanah air yang membanggakan dan tangguh,” pungkasnya. []
Baca juga: Serangan Iran Hancurkan Infrastruktur Pendukung Pangkalan Militer AS







