Internasional
AS Serang Bandar Khamir, Araghchi: Iran Akan Membela Tanah Air hingga Napas Terakhir

Ahlulbait Indonesia, 18 Juli 2026 — Menteri Luar Negeri Iran, Sayyid Abbas Araghchi, menegaskan bahwa Iran akan mempertahankan setiap jengkal wilayahnya hingga titik darah penghabisan menyusul gugurnya tiga warga sipil dalam serangan Amerika Serikat di Bandar Khamir, Provinsi Hormozgan.
Menurut laporan Fars News Agency, melalui unggahan di platform X pada Jumat (17/7), Araghchi membagikan foto ketiga korban dan menyatakan mereka meninggal saat melintasi jembatan Bandar Khamir dalam perjalanan pulang ke rumah.
“Mereka sepenuhnya tidak bersalah. Kami tidak akan pernah membiarkan darah suci mereka diabaikan.”
Araghchi menegaskan bahwa Iran merupakan tanah air yang harus dijaga dari selatan hingga utara, dan dari timur hingga barat.
“Iran adalah tanah air kami; dari selatan hingga utara, dan dari timur hingga barat. Kami akan membela setiap jengkal tanah ini hingga napas terakhir.”

Tiga warga sipil tersebut dilaporkan gugur akibat serangan Amerika Serikat yang menghantam jembatan Bandar Khamir pada Kamis malam, saat mereka sedang dalam perjalanan kembali ke rumah.
Pernyataan Araghchi menegaskan bahwa pemerintah Iran memandang insiden tersebut sebagai serangan terhadap warga sipil yang tidak bersalah dan menegaskan komitmennya untuk mempertahankan kedaulatan negara. []







