Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Menteri Keuangan AS Berjanji Terus Tekan Ekonomi Iran

Published

on

Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent menyatakan Washington akan melanjutkan tekanan ekonomi terhadap Iran di tengah meningkatnya konflik kedua negara.
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent menyatakan Washington akan melanjutkan tekanan ekonomi terhadap Iran di tengah meningkatnya konflik kedua negara.

Media ABI, 2 September 2026 — Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent menyatakan Washington akan terus meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran. Dalam pernyataannya pada Rabu dini hari, Bessent juga mengatakan Amerika Serikat tidak mengakui bahwa Iran menguasai Selat Hormuz.

Kantor Berita Fars pada Rabu (2/9/26) melaporkan, Bessent dalam sebuah konferensi pers mengatakan Amerika Serikat akan melanjutkan apa yang disebutnya sebagai upaya untuk memperketat tekanan terhadap perekonomian Iran.

Baca juga: IRGC Gempur Pangkalan AS di Irak dengan Rudal dan Drone

“Banyak sekutu kami datang dan mengatakan mereka akan melakukan apa pun yang diperlukan karena mereka memahami bahwa Iran sedang mengalami kemunduran ekonomi,” kata Bessent.

Menurut laporan sejumlah media Amerika Serikat yang mengutip pernyataannya, negara-negara sekutu Washington menawarkan kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk pertukaran informasi dan langkah diplomatik terhadap pihak atau lembaga yang mendukung pemerintah Iran.

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan membawa Iran ke meja perundingan di tengah dukungan finansial China, Bessent menilai pertanyaan tersebut menggunakan kerangka yang keliru.

Bessent juga menolak anggapan bahwa Selat Hormuz berada di bawah kendali Iran. Ia mengatakan sekitar 17 juta barel minyak mentah berhasil keluar melalui jalur tersebut pada hari sebelumnya.

Ia juga membantah adanya ranjau di Selat Hormuz dan menyatakan dua kapal yang sebelumnya dilaporkan mengalami insiden tidak terkena ranjau. Dalam pernyataannya, Bessent turut menuduh media menyebarkan informasi yang berasal dari Iran.

Baca juga: Rudal Iran Hantam Hanggar Drone AS di Yordania, Sejumlah Pilot Tewas

Ketika ditanya mengenai ancaman Iran untuk melancarkan serangan baru terhadap pangkalan Amerika Serikat, Bessent mengatakan Iran tidak hanya mengancam.

“Mereka tidak mengancam. Mereka melakukannya,” ujarnya.

Dalam bagian lain pernyataannya, Bessent mengatakan pemerintah Iran pada akhirnya akan menghadapi salah satu dari tiga kemungkinan. Menurut dia, para pemimpin Iran dapat saling meninggalkan, kehilangan dukungan masyarakat, atau kembali ke meja perundingan untuk menandatangani kesepakatan yang dapat mereka patuhi. []

Baca juga: Mantan Menlu Jerman: Tak Ada Kekuatan yang Mampu Membuka Selat Hormuz