Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Pentagon Kembali Perbarui Data Korban Perang Iran, 820 Tentara Terluka dan 18 Tewas

Published

on

Personel militer Amerika Serikat dalam operasi di Timur Tengah. Pentagon mencatat 838 korban dalam perang dengan Iran hingga 8 September 2026.
Personel militer Amerika Serikat dalam operasi di Timur Tengah. Pentagon mencatat 838 korban dalam perang dengan Iran hingga 8 September 2026.

Media ABI, 9 September 2026 – Pentagon memperbarui data korban militer Amerika Serikat dalam perang dengan Iran. Hingga Selasa, 8 September, sebanyak 820 personel tercatat terluka dan 18 lainnya tewas, sehingga total korban mencapai 838 orang.

Baca juga: Rudal Balistik IRGC Hantam Fasilitas F-35, F-16, dan F-15 di Pangkalan AS

Menurut laporan Kantor Berita Tasnim pada Rabu (9/9/26) yang mengutip data Kementerian Pertahanan AS dan dokumen yang diperoleh RIA Novosti, jumlah personel dalam daftar korban luka bertambah 26 orang dibandingkan data sebelumnya. Pentagon tidak menjelaskan tingkat keparahan luka, maupun waktu dan lokasi ketika para personel tersebut mengalami cedera.

Angka resmi tersebut mendapat sorotan dari sejumlah media Amerika Serikat. The New York Times dan The Intercept mempertanyakan apakah data yang disampaikan Departemen Pertahanan AS benar-benar mencerminkan keseluruhan korban perang. Kedua media tersebut menuding Pentagon berusaha mengecilkan skala korban karena pertimbangan politik.

Baca juga: Korea Selatan Kirim Tim Peneliti ke Selat Hormuz

The New York Times juga dilaporkan mengutip sumber yang dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC. Sumber tersebut memperkirakan jumlah tentara AS yang tewas di pangkalan-pangkalan militer di Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk mendekati 500 orang.

Perkiraan tersebut terpaut jauh dari angka resmi Pentagon. Data yang dirilis hingga 8 September mencatat 18 tentara AS tewas dan 820 terluka.

Dalam pembaruan yang sama, sejak operasi militer AS terhadap Iran kembali berlangsung pada Juli, tercatat empat personel AS tewas dan 403 lainnya terluka. []

Baca juga: Yaman Serang Fasilitas Aramco dan Pangkalan Udara di Arab Saudi