Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Dua Kapal AS, Delapan Tanker, dan 10 Kapal Pelanggar Jadi Sasaran IRGC

Published

on

Angkatan Laut IRGC menyerang dua kapal AS, delapan kapal tanker dan 10 kapal lain di kawasan Selat Hormuz sebagai respons terhadap serangan Amerika terhadap kapal tanker Iran.
Angkatan Laut IRGC menyerang dua kapal AS, delapan kapal tanker dan 10 kapal lain di kawasan Selat Hormuz sebagai respons terhadap serangan Amerika terhadap kapal tanker Iran.

Media ABI, 9 September 2026 – Dua kapal Amerika Serikat, delapan kapal tanker, dan 10 kapal yang disebut melanggar ketentuan pelayaran menjadi sasaran Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di kawasan Selat Hormuz.

Sepah News pada Rabu, 9 September 2026, mempublikasikan pernyataan Hubungan Masyarakat IRGC yang menyebut operasi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap serangan Amerika terhadap lima kapal tanker Iran di Teluk Persia. Dalam operasi tersebut, dua kapal AS dan delapan kapal tanker menjadi sasaran dan mengalami kerusakan berat, menurut pernyataan IRGC.

Baca juga: Serangan Rudal Iran ke Kapal Perang AS Picu Kekhawatiran di Washington

Sepuluh kapal lainnya turut menjadi sasaran setelah berupaya melintasi wilayah yang dinyatakan terlarang dan tidak aman di Selat Hormuz. IRGC menyebut kapal-kapal tersebut bergerak dengan dorongan dan dukungan militer Amerika Serikat.

IRGC menegaskan Selat Hormuz tetap berada dalam pengawasan dan pengelolaan Angkatan Lautnya. Pasukan tersebut juga menyatakan akan terus menjaga jalur pelayaran strategis tersebut.

Dalam pernyataan yang sama, IRGC menyinggung keteguhan rakyat Iran yang disebut telah bertahan selama sekitar 190 hari dalam menghadapi konflik.

Pernyataan itu ditutup dengan kutipan Surah Al-Anfal ayat 10 yang menyatakan bahwa kemenangan berasal dari Allah Yang Mahaperkasa dan Mahabijaksana. []

Baca juga: Korea Selatan Kirim Tim Peneliti ke Selat Hormuz