Internasional
Ghalibaf: Era Perburuan Jet Tempur AS Telah Dimulai

Media ABI, 19 September 2026 – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan Amerika Serikat bahwa F-35 dan F-15 kini menghadapi ancaman yang menurutnya telah berubah dari sekadar kemungkinan menjadi kenyataan di medan konflik.
Baca juga: Langit Iran Jadi Medan Perburuan Drone Amerika dan Israel
Peringatan itu disampaikan Ghalibaf melalui unggahan di platform X, sebagaimana dilaporkan Al Mayadeen dalam berita berjudul “Era of Hunting US Fighter Jets Has Begun, Ghalibaf” yang terbit pada 19 September 2026. Dalam unggahan tersebut, Ghalibaf juga menyertakan dokumen dan tabel yang disebut berisi rincian kerugian armada udara Amerika Serikat.
“Era di mana pesawat F-35 dan F-15 Anda diburu memang telah dimulai, dan Anda diminta untuk melaporkan setiap kerusakan yang diderita,” tulis Ghalibaf.
Dia meminta militer Amerika Serikat memperketat pengamanan terhadap pesawat-pesawat tempur tersebut. Ghalibaf juga mendesak Washington untuk melaporkan setiap kerusakan yang dialami armadanya.
Pernyataan itu berkaitan dengan klaim Iran bahwa sejumlah jet tempur Amerika Serikat mengalami kerusakan atau dilumpuhkan dalam serangan yang dilakukan Iran. Ghalibaf menyertakan laporan mengenai kerugian tersebut sebagai bagian dari pesannya kepada pihak Amerika.
Baca juga: Inggris Terlibat Kejahatan Perang AS terhadap Iran, Kata Aktivis
Bagi Ghalibaf, perkembangan itu menunjukkan perubahan dalam perhitungan kekuatan udara. Pesawat tempur yang selama ini menjadi salah satu unsur utama kekuatan militer Amerika Serikat, menurutnya, kini menghadapi ancaman langsung dari Iran.
Pesan Ghalibaf juga diarahkan kepada para pemimpin negara yang menurut Tehran terus mendorong eskalasi konflik. Dia menegaskan bahwa Washington dan sekutunya perlu memperhitungkan perubahan yang terjadi di medan perang dan tidak mengabaikan kemampuan militer yang diklaim telah ditunjukkan Iran.
Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan cara Tehran membaca perkembangan konflik saat ini. Ancaman terhadap aset udara Amerika Serikat tidak lagi ditempatkan sebagai kemungkinan yang jauh, melainkan sebagai bagian dari situasi yang menurut Iran sudah berlangsung. []
Baca juga: Data Korban Perang Iran di Militer AS Berbeda dengan Pentagon
Views: 0







