Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Hegseth Ancam Hancurkan Tanker Iran

Published

on

Menteri Perang Amerika Serikat Pete Hegseth mengancam akan menghancurkan dan menenggelamkan kapal tanker Iran setelah militer AS mengakui adanya serangan rudal balistik Iran terhadap dua kapal perang Amerika di kawasan.
Menteri Perang Amerika Serikat Pete Hegseth mengancam akan menghancurkan dan menenggelamkan kapal tanker Iran setelah militer AS mengakui adanya serangan rudal balistik Iran terhadap dua kapal perang Amerika di kawasan.

Media ABI, 6 September 2026 – Menteri Perang Amerika Serikat Pete Hegseth mengancam akan menghancurkan dan menenggelamkan kapal-kapal tanker Iran setelah militer Amerika mengakui Iran telah melancarkan serangan rudal balistik terhadap dua kapal perang AS pada Sabtu (5/9/2026).

Menurut laporan Kantor Berita Fars News, serangan Iran pada hari itu menargetkan kapal perang Amerika, termasuk sebuah kapal induk, di kawasan. Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM menyatakan sebuah kapal induk dan sebuah kapal perusak berpeluru kendali menjadi sasaran serangan tersebut.

Baca juga: Rusia Tolak Permintaan AS untuk Menjauh dari Iran

“Sebuah kapal induk dan sebuah kapal perusak berpeluru kendali Amerika berhasil selamat dari beberapa serangan Iran yang tidak beralasan dan tidak ada satu pun personel Amerika yang terluka dalam serangan tersebut,” demikian pernyataan CENTCOM.

Setelah serangan rudal tersebut, jet tempur Amerika menyerang tiga kapal tanker Iran di Teluk Persia. CENTCOM menyebut serangan terhadap kapal-kapal tanker itu dilakukan sebagai respons atas serangan Iran terhadap kapal perang Amerika.

Beberapa jam kemudian, Hegseth menyatakan Amerika akan menghancurkan dan menenggelamkan kapal-kapal tanker Iran jika Teheran kembali menyerang kapal perang Amerika di kawasan.

Baca juga: Financial Times: Kebijakan Trump Menggerus Tatanan Dunia Buatan Amerika Sendiri

Dalam keterangannya, Hegseth juga mengatakan militer Amerika mampu menargetkan seluruh kapal tanker Iran yang berada di wilayah dua komando militer Amerika, yakni CENTCOM dan Indo-Pasifik.

Rangkaian serangan terbaru itu terjadi beberapa hari setelah militer Amerika menyerang sebuah lokasi di Koohestak, Sirik, dengan dalih menargetkan pangkalan militer Iran. Namun, menurut laporan Fars News, serangan tersebut menghantam sebuah acara pernikahan dan menewaskan puluhan warga Iran. []

Baca juga: Investigasi Reuters: Rudal Amerika Hantam Langsung Pesta Pernikahan di Iran