Internasional
Eisenkot: Netanyahu Tahu Iran Tak Pernah Miliki Senjata Nuklir

Media ABI, 27 Oktober 2026 – Gadi Eisenkot, pesaing utama Benjamin Netanyahu dalam pemilihan parlemen Israel (Knesset) sekaligus mantan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, menuding perdana menteri itu hidup dalam dunia khayalan dan mengetahui bahwa Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir.
Baca juga: Yaman Serang Jalur Pipa Minyak dan Bandara Riyadh
Dikutip Kantor Berita Mehrnews pada Selasa (27/10/26), Eisenkot menyebut Netanyahu mengarang realitas untuk menakut-nakuti masyarakat Israel.
“Netanyahu adalah sosok yang hidup dalam dunia khayalan. Netanyahu mengatakan hal-hal yang menjijikkan. Iran sama sekali tidak memiliki bom nuklir. Ia mengarang realitas untuk menakut-nakuti masyarakat Israel,” ujarnya.
Pernyataan tersebut juga menjadi sorotan dalam laporan TRT World berjudul Israeli opposition leader accuses Netanyahu of fabricating claims over Iran nuclear weapons, yang bersumber dari Anadolu Agency (AA).
Menurut laporan TRT World, pernyataan itu merujuk pada wawancara Netanyahu dengan stasiun televisi Israel, Channel 14, sehari sebelumnya. Dalam wawancara tersebut, Netanyahu mengklaim telah dua kali memasuki Iran untuk menyelamatkan Israel dari kehancuran akibat bom atom yang, menurutnya, telah dimiliki Iran.
Eisenkot, yang memimpin Partai Yashar, sebelumnya menegaskan bahwa Netanyahu tidak lagi layak menjabat sebagai perdana menteri Israel. Rencana ekonomi Netanyahu untuk menghadapi kemungkinan sanksi internasional terhadap Tel Aviv, menurutnya, justru mengancam keamanan Israel.
Baca juga: Al-Azhar Serukan Mediasi untuk Mengakhiri Perang Yaman
Eisenkot juga mengkritik klaim Netanyahu bahwa Israel dapat sepenuhnya melepaskan diri dari sistem keuangan global. Ia menilai pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Netanyahu telah terputus dari realitas dan tidak lagi layak memimpin.
Sementara itu, laporan TRT World turut menyinggung ketegangan terkait program nuklir Iran. Amerika Serikat dan Israel menuduh Iran menjalankan program nuklir dan rudal yang mengancam Israel serta sekutu regional Washington. Teheran membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa program nuklirnya ditujukan untuk kepentingan damai.
Israel secara luas diyakini para pakar internasional sebagai satu-satunya negara di Timur Tengah yang memiliki persenjataan nuklir, meskipun negara itu tidak pernah mengakuinya secara resmi. Fasilitas nuklir Israel juga tidak berada di bawah pengawasan pengamanan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). []
Baca juga: Serangan Udara Saudi Hancurkan Sekolah dan Masjid di Yaman







