Ikuti Kami Di Medsos

Kegiatan ABI

Dua Kader ABI Kota Samarinda Ikuti Latihan Bela Negara

Published

on

Dua kader DPD ABI Kota Samarinda, Joko Hermawan dan Lutpi Apriasa, mengikuti Latihan Kader Bela Negara Tingkat Pratama 2026 di Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Joko Hermawan dan Lutpi Apriasa, dua kader DPD ABI Kota Samarinda, mengikuti Latihan Kader Bela Negara Tingkat Pratama 2026 di Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan, 3–5 November 2026.

Balikpapan, 8 November 2026 – Dua kader Dewan Pimpinan Daerah Ahlulbait Indonesia (DPD ABI) Kota Samarinda mengikuti Latihan Kader Bela Negara Tingkat Pratama Tahun Anggaran 2026 yang digelar pada 3–5 November 2026 di Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur. Keduanya adalah Joko Hermawan, Ketua Divisi Kaderisasi DPD ABI Kota Samarinda, dan Lutpi Apriasa dari Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) DPD ABI Kota Samarinda.

Baca juga: Penyadapan Presiden: Operasi Personal atau Jejak Strategi di Lingkar Kekuasaan?

Bersama sekitar 320 peserta dari berbagai unsur, keduanya mengikuti rangkaian pembinaan yang menitikberatkan pada karakter kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta penguatan semangat persatuan dan kesatuan. Selama tiga hari, peserta memperoleh pembekalan mengenai wawasan kebangsaan dan nilai-nilai bela negara yang dipadukan dengan praktik serta pelatihan lapangan.

Pembinaan melibatkan unsur TNI, termasuk Pangdam VI/Mulawarman, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Timur. Rangkaian kegiatan ditutup pada Kamis (5/11) melalui outbound di lapangan Dodikjur Rindam VI/Mulawarman. Sejumlah simulasi ketangkasan dan permainan kelompok dirancang untuk melatih keberanian, kedisiplinan, kemampuan mengambil keputusan, serta kerja sama antarpeserta.

Keikutsertaan dua kader ABI Samarinda dalam pelatihan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kader untuk menumbuhkan kesadaran kebangsaan dan tanggung jawab sosial. Bela negara tidak hanya berkaitan dengan kewajiban mempertahankan wilayah Indonesia, tetapi juga diwujudkan melalui sikap menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan memberikan kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat itu sejalan dengan upaya membela dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca juga: 

Latihan bela negara di Balikpapan membekali kader ABI Samarinda dengan wawasan kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kemampuan menangkal hoaks.

Latihan bela negara di Balikpapan membekali kader ABI Samarinda dengan wawasan kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kemampuan menangkal hoaks.

Pelatihan juga memberi perhatian pada kesadaran menghadapi penyebaran informasi bohong atau hoaks di tengah derasnya arus informasi digital. Para kader diharapkan mampu menerapkan prinsip sharing dan saring, yakni tidak terburu-buru menyebarkan informasi sebelum memastikan kebenarannya. Hal ini penting karena hoaks, provokasi, dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

Pembinaan tersebut diharapkan memperkuat kapasitas kader ABI untuk menjaga suasana damai, membangun solidaritas sosial, serta menghadapi berbagai bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa. Keterlibatan Joko Hermawan dan Lutpi Apriasa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi kader Ahlulbait Indonesia dalam menumbuhkan kesadaran bela negara.

Semangat cinta tanah air, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi ABI, menjaga NKRI merupakan komitmen kebangsaan yang tercermin melalui sikap, tindakan, dan pengabdian nyata kepada bangsa dan negara. [nugraha]

Baca juga: ABI Kukar Gandeng BMS Samarinda untuk Perawatan Ambulans Gratis